3 Pelaku Pembunuhan 2 Pemuda di Musi Banyuasin Ditangkap Polisi

PERISTIWA | 11 Juni 2019 16:20 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Sehari usai kejadian, polisi meringkus tiga pelaku perampokan disertai pembunuhan dua pemuda di Musi Banyuasin. Jasad kedua pemuda ditemukan puluhan luka tusuk di parit kebun sawit. Ironisnya, usia para pelaku masih terbilang belia alias di bawah umur.

Mereka adalah RM (18), MR (17) dan VFH (16) yang semuanya tinggal sekampung dengan kedua korban di Desa Gajah Muda, Kecamatan Babat Supat, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Para tersangka melarikan diri ke Desa Philip IV, Dusun Taja Mulya, Betung, Banyuasin, Selasa (11/6).

Kabag Ops Polres Musi Banyuasin Kompol Erwin S Manik mengungkapkan, penangkapan diawali adanya informasi dari warga yang mencurigai para tersangka dan meninggalkan kampung usai kejadian. Begitu mengetahui keberadaan mereka, petugas melakukan penangkapan tanpa perlawanan.

"Dua tersangka ditangkap, dan satunya menyerahkan diri, mereka di bawah umur," ungkap Erwin, Selasa (11/6).

Dijelaskannya, perampokan dan pembunuhan itu masuk dalam kategori terencana. Sebab, para pelaku mengatur strategi agar aksinya berhasil dengan menyiapkan alat untuk menghabisi kedua korban.

"Mereka menunggu korban di pinggir jalan, begitu melintas langsung memukul wajah korban Putra, korban Aldi kabur tapi keburu ditangkap. Di sanalah, ketiga tersangka membunuh kedua korban," kata dia.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal berlapis. Yakni Pasal 365 ayat (3) junto Pasal 55, 56 KUHP subsider Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 80 (3) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman maksimal seumur hidup penjara.

"Kami amankan banyak barang bukti, ada senjata api rakitan, pisau tiga bilah, penutup kepala, motor pelaku dan motor korban yang diambil para pelaku," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Babat Supat, Musi Banyuasin, digegerkan dengan penemuan dua mayat tergeletak di parit kebun sawit. Keduanya menderita puluhan luka tusuk di sekujur tubuh.

Kedua korban adalah Raja Putra (18) dan Aldi Apriansyah (15) yang semuanya warga Desa Gajah Muda, Kecamatan Babat Supat, Muba. Dari hasil visum, Raja mengalami luka memar di wajah, lima luka tusuk di dada, luka di kedua tangan dan 34 lobang di bagian punggung.

Sementara korban Aldi menderita luka tusuk di dada sebanyak sembilan lubang. Keduanya ditemukan oleh petani, Senin (10/6). Posisinya tergeletak di parit dan ditutupi pelepah sawit. Polisi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

Baca juga:
Niat Cari Burung Liar, Suparjo Malah Temukan Mayat
2 Pemuda di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas dengan Puluhan Luka Tusuk
Batu & Kertas Berisi Pesan Kematian Ditemukan di Kos Pasutri Tewas di Surabaya
Pasutri di Surabaya Tewas, Suami Tergantung di Pintu & Istri Bersimbah Darah
Mabuk, Ican Jatuh Ke Saluran Irigasi dan Ditemukan Meninggal Dunia

(mdk/ray)