3 Pendaki Meninggal, Bupati Gowa Usul Pendakian Gunung Bawakaraeng Ditutup Sementara

3 Pendaki Meninggal, Bupati Gowa Usul Pendakian Gunung Bawakaraeng Ditutup Sementara
Tim SAR cari pendaki hilang di Gunung Bawakaraeng. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 19 Agustus 2021 23:59 Reporter : Ihwan Fajar

Merdeka.com - Kejadian meninggalnya tiga pendaki akibat mengalami hipotermia di Gunung Bawakaraeng menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gowa. Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk melakukan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Bawakaraeng.

Adnan mengatakan Pemkab Gowa menyampaikan duka cita atas meninggalnya tiga pendaki usai merayakan hari kemerdekaan di Gunung Bawakaraeng. Ia menegaskan keputusan Pemkab Gowa sebelum 17 Agustus lalu melakukan penutupan karena beberapa sebab.

"Sebelum keputusan penutupan itu kami buat, sudah berkoordinasi dengan Basarnas dan BMKG. Apalagi sebelumnya sudah diprediksi akan terjadi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan bahkan badai pada tanggal 16,17, dan 18 Agustus di Gunung Bawakaraeng," ujar Adna kepada wartawan di kantor Bupati Gowa, Kamis (19/8).

Selain itu, kata Adnan, pihaknya juga sudah memberikan saran kepada Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman agar bisa menggelar rapat bersama dengan sejumlah kabupaten yang memiliki akses ke Gunung Bawakaraeng. Menurutnya, Kabupaten Gowa tidak bisa sendirian melakukan penutupan, sementara akses ke puncak Gunung Bawakaraeng juga ada di beberapa kabupaten.

"Kalau hanya di Kabupaten Gowa dilakukan penutupan, sementara daerah lain tidak ditutup untuk sama saja. Makanya saya waktu itu hari memberikan saran kepada pak gubernur supaya ini menjadi keputusan bersama," kata dia.

Meski saran waktu itu tidak diakomodir, Adnan mengaku akan mengusulkan kembali kepada Plt Gubernur Sulsel untuk melakukan penutupan sementara akses jalur pendakian Gunung Bawakaraeng. Ia berharap daerah lain seperti Sinjai, Bantaeng, dan Maros juga melakukan hal sama.

"Saya akan usulkan kembali ke Pemprov, karena kalau saya tutup di Gowa kan dia bisa lewat Sinjai Bantaeng dan kabupaten lain. Jadi kalau saya tutup di sini, hanya skala kabupaten tidak ada artinya," tegasnya.

Ia berharap kabupaten lain bisa menyamakan persepsi agar tidak ada lagi korban jiwa akibat pendakian. "Kita berharap satu kan persepsi dan pemahaman. Kita tutup semua aksesnya sekaligus, perbaiki ekosistemnya yang ada di Gunung Bawakaraeng," ucapnya.

Sementara Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi mengatakan pihaknya menghentikan operasi SAR di Gunung Bawakaraeng. Djunaidi beralasan pencarian dihentikan setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.

"Dengan sudah ditemukannya tiga korban meninggal dunia, kita menghentikan proses pencarian. Pencarian terakhir atas Rian yang sudah meninggal dunia di pos 5," ucapnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Tim SAR Temukan Jenazah Pendaki Ketiga yang Meninggal di Gunung Bawakaraeng
Tim SAR Berhasil Evakuasi 3 Pendaki Meninggal di Gunung Bawakaraeng Sulsel
Kronologi Hilangnya Pendaki di Gunung Bawakaraeng usai Rayakan HUT ke-76 RI
Kronologi Pendaki Meninggal di Gunung Bawakaraeng Sulsel
Pendaki Meninggal Dunia di Gunung Bawakaraeng Bertambah Jadi 2 Orang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami