3 Wisma di Pademangan untuk Karantina WNI Baru Tiba di Tanah Air, Ini Prosedurnya

3 Wisma di Pademangan untuk Karantina WNI Baru Tiba di Tanah Air, Ini Prosedurnya
PERISTIWA | 24 Mei 2020 15:33 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah menyiapkan tiga tower Wisma Atlet yang berlokasi di Pademangan, Jakarta Utara. Nantinya lokasi itu akan dipakai sebagai wisma karantina penanganan Covid-19 khusus untuk warga Negara Indonesia (WNI) repatriasi, baik itu Pekerja Migran Indonesia (PMI), mahasiswa maupun Jamaah Tabligh Akbar.

Panglima Kodam Jaya, Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono, menjelaskan ketiga tower yang berlokasi di Pademangan ini berbeda demham Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Wisma karantina berbeda dengan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Dan Lokasi ini berjarak 5 kilometer," jelas Eko di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Sabtu (23/5).

Eko juga menjelaskan mengenai prosedur karantina bagi WNI yang baru tiba di Tanah Air, baik melalui jalur darat maupun laut.

"Siapa pun yang baru masuk dari luar negeri, wajib melakukan karantina," kata Eko.

Setelah tiba di Indonesia, para WNI wajib menjalani tes cepat menggunakan metode Polymerase Chain Reaction atau PCR yang dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Bagi yang dinyatakan negatif melalui dua kali uji sampel, maka mereka dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman, namun bagi WNI yang dinyatakan positif maka wajib menjalani karantina.

Eko menambahkan, apabila wisma karantina Pademangan tidak mencukupi, para WNI akan dikarantina di Asrama Haji di Pondok Gede maupun di Bekasi.

"Asrama Haji di Pondok Gede maupun yang berada di Bekasi," terang Eko.

Berdasarkan data laporan, WNI yang dikarantina per Sabtu (23/5) pukul 08.00 WIB ada 3.705 yang dikarantina di Wisma Atlet Pademangan. Dari total angka tersebut, sebanyak 671 orang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes cepat PCR.

"Saat ini mereka sudah dirawat di RSD Wisma Atlet," jelas Eko.

Adapun sisanya, menurut Eko, masih proses menunggu hasil yang akan keluar dalam 2-3 hari ke depan.

Kemudian untuk jumlah pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran, ada sebanyak 1.013 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 700 orang dinyatakan positif melalui tes swab. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun Orang Dalam Pemantauan (ODP) masih menunggu hasil tes.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
Tanpa Baju Lebaran, Maia Estianty Posting Stock Foto Lebaran Tahun lalu
Petugas Gabungan Bubarkan Takbiran Keliling di Pamekasan
Libur Lebaran, Pengetesan Spesimen Covid-19 di Laboratorium Jabar Tetap Berjalan
Dinkes Catat Kasus Baru Covid-19 di Padang Mulai Melandai
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Gambarkan Kondisi RS Darurat Wisma Atlet
Jalani Rapid Test, Perawat di RSUD Muara Teweh Menunjukkan Reaktif
CEK FAKTA: Hoaks Memakai Masker Sebabkan Kekurangan Oksigen

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5