30 Desa Kekeringan, BPBD Purbalingga Distribusi 1 Juta Liter Air

PERISTIWA | 18 Juli 2019 23:02 Reporter : Abdul Aziz

Merdeka.com - 1.167.000 liter air atau setara 246 tangki didistribusikan oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga untuk 30 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Purbalingga. Akibat musim kemarau, ribuan warga di 30 desa di Kabupaten Purbalingga terdampak kekeringan.

Plt Kepala BPBD Purbalingga, Heni Rusiyanti mengatakan, 1,315 KK atau 4,915 jiwa masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Purbalingga. Mereka tersebar di 30 desa di 11 kecamatan.

Rinciannya, yakni di Kecamatan Pengadegan, Karangmoncol, Kutasari, Karanganyar, Kemangkon, Kaligondang, Karangmoncol, Bukateja, Mrebet dan Kertanegara.

Distribusi terbanyak, untuk Kecamatan Karanganyar telah didistribusikan 61 tangki. Sebaran tersebar di Desa Jambudesa 18 tangki, Desa Karanganyar 17 tangki. Desa Kalijaran 4 tangki, Desa Banjarkerta 13 tangki, Desa Karanggedang 5 tangki serta Desa Maribaya 4 tangki.

Sedang untuk Kecamatan Kutasari sebanyak 44 tangki. Sebarannya yakni di Desa Karangcegak 10 tangki, Desa Karangjengkol 11 tangki, Desa Candiwulan 14 tangki dan Desa Candinata 9 tangki.

"Jika dilihat tahun 2018 lalu, Kecamatan terbanyak yang mendapatkan droping air yakni Kecamatan Kejobong dengan jumlah 839 tangki," kata Heni.

Sedang saat musim kemarau tahun ini, Kecamatan Kejobong telah didistribusi air sebanyak 24 tangki. Sebarannya untuk Desa Bandingan 18 tangki, Desa Timbang sebanyak 6 tangki. Kecamatan Kemangkon sebanyak 5 tangki hanya untuk Desa Kedungbenda.

“Musim kemarau ini, data kami 11 kecamatan terdampak kekeringan. Sedang tahun 2018 lalu, ada 15 kecamatan. Total distribusi air saat itu telah dikirimkan 3.018 tangki untuk 15 Kecamatan, 75 Desa, 6.781 Desa dan 25.599 jiwa," tutup Heni.

Baca juga:
BNPB Sebut Kekeringan Berpotensi Picu Kebakaran Hutan dan Lahan
Musim Kemarau, 3 Desa di Ponorogo Alami Kekeringan
BNPB Catat 1.900 Desa Alami Kekeringan
BNPB Sebut Kekeringan Melanda 7 Provinsi, Puncak Kemarau Bulan Agustus
Ribuan Hektare Sawah di Kota Jambi & Batanghari Terancam Kekeringan
Musim Kemarau, Jokowi Minta Menteri Turun ke Daerah Potensi Kekeringan

(mdk/fik)