39 WN China Tiba di Bintan, Larangan WNA Masuk RI Baru Berlaku 2 April

39 WN China Tiba di Bintan, Larangan WNA Masuk RI Baru Berlaku 2 April
PERISTIWA | 1 April 2020 12:15 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal China datang ke Bintan, Provinsi Kepulauan Riau pada Selasa (31/3) kemarin di tengah virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyebut, kontrol perbatasan merupakan tugas imigrasi.

Plt Juru Bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah menegaskan, keluar masuknya WNA adalah kewenangan dari Imigrasi. "Kontrol perbatasan di imigrasi," kata lewat pesan singkatnya, Rabu (1/4).

Menlu Retno Marsudi mengatakan, RI telah sepakat untuk melarang WNA masuk di tengah pandemi Corona saat ini. Kecuali, bagi mereka yang memiliki surat izin tinggal di Indonesia. Namun Faizasyah mengingatkan, kebijakan tersebut baru berlaku mulai Kamis 2 April. Hal itu sesuai dengan Permenkumham.

"Statement menlu dan juga mengacu Permenkumham diberlakukan per tanggal 2/4," terangnya.

Faizasyah kembali menjelaskan, dalam aturan tersebut juga ada pengecualian terkait larangan masuknya WNA. Lebih jelasnya, Kemlu menyerahkan kepada imigrasi.

"Dalam peraturan menteri tersebut juga ada pengecualian. Untuk pastinya imigrasi yang lebih paham. Saya belum lihat Permenkumham nya," tutur dia.

1 dari 2 halaman

Sebelumnya, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang Agus Jamaludin membenarkan kedatangan puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Mereka masuk melalui Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban.

"Benar, hari ini ada sekitar 39 TKA asal China masuk ke Kabupaten Bintan," katanya di Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (31/3).

Dia mengatakan, seluruh TKA tersebut telah menjalani pengecekan suhu tubuh, dan tidak ada yang menunjukkan gejala Covid-19. "Mereka juga dilengkapi surat keterangan sehat dari negaranya," terangnya.

Dari laporan yang diterima pihaknya, Agus menjelaskan, para TKA itu akan menuju ke PT Bintan Alumina Indonesia (BAI). Tapi belum dapat dipastikan apakah untuk keperluan bekerja ataupun yang lainnya.

"Saya tidak tahu pasti, silahkan konfirmasi ke PT BAI atau Disnaker Bintan," jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan, Indra Hidayat menyebut sudah menerima informasi mengenai kedatangan puluhan TKA asal China itu. Pihaknya bersama tim terpadu yang meliputi Disnaker Bintan, Disnaker Provinsi Kepri, Polres,

Dinas Kesehatan, Imigrasi Tanjungpinang, Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), akan turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap tenaga kerja asing tersebut.

2 dari 2 halaman

Pemerintah memutuskan untuk menghentikan sementara semua kunjungan dan transit Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia. Kebijakan ini demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

"Presiden sudah memutuskan bahwa kebijakan yang ada selama ini perlu diperkuat. Dan telah diputuskan bahwa semua kunjungan dan transit warga negara asing ke wilayah Indonesia untuk sementara akan hentikan," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai rapat bersama Jokowi, Selasa (31/3).

Retno menjelaskan, larangan masuk ini memiliki beberapa pengecualian. Mereka yang masih diperbolehkan masuk antara lain, pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas dan Kartu Izin Tinggal Tetap. Kemudian, pemegang izin tinggal diplomatik, serta pemegang izin tinggal dinas.

"Dengan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan yang tepat dan yang berlaku. Tetapi secara umum maka semua kunjungan dan transit negara asing ke wilayah Indonesia sementara akan dihentikan," jelas dia. (mdk/rnd)

Baca juga:
Ditolak Warga Aceh, 7 TKA Asal China Terbang Kembali ke Jakarta
Hari Ini Puluhan TKA China Berlabuh di Kabupaten Bintan
Ada Virus Corona, Pemerintah Hentikan Sementara Pengiriman TKI Mulai 26 Maret
Polemik WN China di Kendari Sampai Kapolda Sultra Minta Maaf
Selain di Karantina, Dokumen Kerja 49 Warga China di Kendari Harus Dicek Ulang
Demokrat Duga 49 WN China di Kendari Masuk Ilegal Dibekingi Oknum
Menko Luhut soal Kedatangan 49 TKA China ke Kendari: Mereka Semua Legal

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami