39.975 Warga Kota Bogor Dinonaktifkan dari Peserta BPJS Pemerintah

39.975 Warga Kota Bogor Dinonaktifkan dari Peserta BPJS Pemerintah
PERISTIWA | 9 Juli 2020 19:47 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Pemerintah Kota Bogor sedang memproses pengalihan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terhadap 39.975 orang dari semula dibiayai APBN untuk dialihkan ke APBD Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, pihaknya saat ini masih verifikasi laik tidaknya warga yang dibantu menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan oleh Pemkot Bogor.

Dari 68 kelurahan, masih ada lima kelurahan yang belum diverifikasi warganya oleh petugas. Dia menegaskan, Pemkot Bogor tidak ingin salah sasaran dan ingin agar PBI diterima oleh yang membutuhkan.

"Sudah diproses. Tapi perlu diverifikasi ulang. Sedang diproses dinas sosial. Tinggal lima kelurahan yang belum diverifikasi. Jika sudah selesai, akan aktif kepesertaannya pada Agustus 2020," katanya, Kamis (9/7).

Diketahui penonaktifan PBI dari APBN ini tertuang dalam Surat Menteri Sosial Nomor.56/HUK tahun 2020 tentang Penetapan dan Perubahan Data Peserta PBI JK 2020 Tahun Ketiga.

Baca Selanjutnya: Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami