4 Alasan jaksa tak tuntut eksekutor Cebongan dengan hukuman mati

4 Alasan jaksa tak tuntut eksekutor Cebongan dengan hukuman mati
Sidang kasus Lapas Cebongan. ©2013 Merdeka.com/parwito
PERISTIWA | 1 Agustus 2013 06:04 Reporter : Al Amin

Merdeka.com - Serda Ucok Tigor Simbolon, eksekutor penembak mati Deki cs, tahanan di Lapas Cebongan Sleman didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati.

Namun dalam persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan pada Rabu (31/7), Kepala Oditurat Militer (Otmil) II-11 Bantul, Yogyakarta, Letkol Sus Budiharto menuntut Serda Ucok dengan hukuman 12 tahun penjara dan pemecatan dari TNI.

Tuntutan ini tentu saja terdengar ringan, jika mengacu pada ancaman hukuman mati dalam pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana. Namun, Oditur menilai ada beberapa hal yang meringankan dan yang memberatkan ke tiga terdakwa.

Berikut empat alasan Oditur tidak menuntut Serda Ucok dengan hukuman mati.

Baca Selanjutnya: Mendapat dukungan dari masyarakat...

Halaman

(mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami