400 Buruh Migran Asal Banten Terjebak di Timur Tengah

PERISTIWA | 25 Juni 2019 12:02 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mencatat sebanyak 400 buruh migran asal Banten masih terjebak di luar negeri. Sementara, untuk buruh migran yang berhasil dipulangkan selama tahun 2018-2019 sebanyak 250 orang, 17 orang di antaranya dalam kondisi mengalami luka akibat disiksa dan kekerasan seksual, hingga meninggal dunia karena dibunuh dan bunuh diri.

Ketua SBMI Banten Maftuh Hafi Salim mengatakan ada beberapa faktor Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Timur Tengah dan Malaysia belum bisa pulang ke kampung halaman, di antaranya, tidak memiliki biaya karena gaji tidak dibayar, TKI yang tidak memiliki dokumen karena berangkat secara ilegal.

Kemudian ada beberapa perempuan asal Pandeglang tidak bisa pulang karena menjadi korban pengantin pesanan di Tiongkok.

"Kalau TKI yang belum dipulangkan, dari data SBMI itu sekitar 400 orang. Tersebar di Timur Tengah dan Malaysia," kata Maftuh kepada wartawan, Selasa (25/6).

Maftuh mengaku pihaknya merasa kesulitan mendampingi para buruh migran tersebut. Sebab, tidak ada bantuan pemerintah daerah baik secara kebijakan dan simpatik kepada warganya yang sedang bekerja di luar negeri.

"Selama ini pemerintah daerah tidak peduli baik pemerintah Kabupaten Serang maupun Provinsi Banten. Kami beberapa kali melayangkan surat audiensi ke Gubernur sampai detik ini tidak ada tanggapan," katanya.

Padahal, disampaikan Maftuh berdasarkan data Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, warga Banten menjadi zona merah pemberangkatan TKI ilegal hingga beberapa wilayah di Serang disebut kampung TKI, salah satunya Desa Lontar, Tirtayasa, Kabupaten Serang.

"Mengacu data yang ada provinsi banten masuk zona merah. Dan dalam perlindungan TKI pemrov dinilai abai tidak pernah mau tahu nasib warganya yang bekerja di Timur Tengah menjadi korban perbudakan dan penjualan orang," katanya.

Baca juga:
Ada Unjuk Rasa Besar-besaran di Hong Kong, Bagaimana Kondisi TKI di Sana?
Telantar di Qatar Sejak Februari, 7 ABK WNI akhirnya dipulangkan
4 Tahun Terlantar di Arab Saudi, TKW Asal Cianjur Akhirnya Berkumpul Bersama Keluarga
TKW Asal Blitar Akhirnya Bebas Setelah Dibui 7 tahun di Filipina karena Bawa Narkoba
TKI Asal NTT Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Malaysia
ART Indonesia Dipenjara Gara-gara Mengaku Diperkosa Majikan

(mdk/bal)

TOPIK TERKAIT