400 Janda veteran perang di Semarang tak tersentuh PSKS

PERISTIWA | 26 November 2014 12:10 Reporter : Fariz Fardianto

Merdeka.com - Pemberian kartu Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) oleh pemerintah pusat, ternyata belum menyentuh semua lapisan warga miskin di negeri ini. Tak tanggung-tanggung, ada 400 janda veteran perang di Semarang, Jawa Tengah, tak kebagian kartu sakti bikinan pemerintahan Jokowi-JK.

Ketua Legiun Veteran di Gedung Joeang Semarang, Suhartono, mengatakan ratusan janda perang kemerdekaan RI tersebut tak kebagian PSKS lantaran tidak terdaftar dalam kartu penjamin sosial.

"Ada 400 orang janda veteran yang tidak mendapatkan PSKS. Sementara ini belum ada yang mengarah ke situ," kata Suhartono, kepada merdeka.com, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/11).

Padahal, kata Suhartono, seharusnya sesuai peraturan dari pemerintah pemberian kartu penjamin sosial bisa dilakukan secara merata termasuk bagi ratusan janda veteran. Para janda veteran yang mayoritas berada dalam golongan warga miskin wajib menerima kartu kompensasi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) tersebut.

"Tapi nyatanya, sampai sekarang belum ada aturan mengikat bahwa tunjangan sosial juga diberikan kepada janda legium veteran di Semarang. Kecuali yang didapatkan saat ini hanya tunjangan veteran senilai Rp 1,4 juta. Itu pun kami rasa masih di bawah UMK dan tidak sepadan dengan jasa-jasa suami mereka yang ikut menumpas penjajah saat perang kemerdekaan dulu," terang Suhartono.

Suhartono berharap, pemerintah tidak pilih kasih dan mampu memperhatikan nasib janda veteran perang yang tinggal di Ibu Kota Jateng tersebut.

(mdk/mtf)