400 Unit hunian sementara disiapkan untuk korban gempa Lombok Utara

PERISTIWA | 12 Agustus 2018 05:21 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Sebanyak 400 unit hunian sementara rencananya akan disiapkan untuk korban bencana gempa bumi yang ada di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Dansatgas Penanggulangan Darurat Bencana gempa Lombok Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani di Tanjung mengatakan, rumah hunian sementara ini akan dibuat dengan konstruksi yang lebih layak dari kondisi tenda pengungsian.

"Rumah hunian sementara ini rencananya terbuat dari bahan kayu dan triplek," kata Rizal seperti dikutip Antara, Sabtu (11/8).

Untuk lokasi 400 unit rumah hunian sementara, jelasnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara telah menyiapkannya di lima titik.

"Karena 90 persen rumah warga sudah hancur, sehingga akan memakan waktu lama untuk tahap rekonstruksinya. Jadi menunggu itu, kita siapkan ini (rumah hunian sementara)," ucap Penjabat Danren 162/Wira Bhakti itu.

Dari hasil rapat koordinasinya dengan instansi dan lembaga pemerintahan, pembangunan 400 unit hunian sementara akan dimulai pada pekan depan.

"Untuk pengerjaannya akan dilakukan oleh personel yang berpengalaman, dalam hal ini satgas dari Yonzikon 13/KE, Yonzipur 10/ dibantu 1 SSK Yonzipur 18/YKR," ujarnya.

Saat disinggung terkait dengan kapasitas tampung dan ukurannya, Rizal mengaku belum dapat memastikan jumlah jiwa untuk satu unit rumah berbahan kayu dan triplek tersebut.

Melainkan jika kapasitas tampungnya masih kurang, persoalan baru itu akan dibahas kembali dalam pertemuan lanjutannya dengan para pemangku jabatan di lingkup pemerintah.

"Untuk pembangunan hunian berikutnya, mungkin akan menunggu petunjuk dari komando atas," ucap Rizal. (mdk/bal)

Baca juga:
Pemerintah didesak bentuk badan rekonstruksi Lombok usai diguncang gempa
37 Mobil dikerahkan angkut bantuan korban gempa Lombok berangkat dari Bali
Menteri PUPR sebut 22 ribu rumah warga NTB rusak akibat gempa
Menkes: Korban gempa NTB butuh air bersih dan alat medis patah tulang
Isu pilpres 2019 bikin perbincangan Asian Games 2018 dan Gempa NTB tenggelam

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.