4.000 Tenaga Kesehatan di Banten Batal Disuntik Vaksin Covid-19

4.000 Tenaga Kesehatan di Banten Batal Disuntik Vaksin Covid-19
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. ©2021 Merdeka.com/Dwi Prasetya
PERISTIWA | 4 Januari 2021 14:41 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, langsung melakukan pemantauan vaksin Sinovac di gudang Farmasi Labkesda Banten, yang baru tiba pada Senin (4/1), dini hari. Vaksin yang merupakan pengiriman gelombang pertama untuk Banten itu sebanyak 14.560 vaksin.

"Tadi kami sudah mengecek kondisi vaksinnya, totalnya untuk Banten mendapatkan kuota 81.000 vaksin tahap pertama, namun yang sudah datang baru 14.560. Rencana Senin depan pelaksanaannya, sesuai instruksi presiden. 14 Januari," kata Andika, Senin (4/1).

Andika menjelaskan, Vaksin tahap pertama yang ada di Provinsi Banten ini diperuntukkan bagi Tenaga kesehatan. Dan hampir 90 persen Nakes sudah mendaftarkan diri untuk di vaksin.

"Tidak ada yang menolak, sudah 90 persen data masuk mereka mendaftarkan diri, kurang lebih ada 40.000 dari 41.000," ujarnya.

Andika mengungkapkan, Dari keseluruhan 40.000 yang telah mendaftar, sebanyak 4.000 nakes tidak memenuhi syarat untuk divaksin.

"Menurut data riwayat kesehatannya tidak memenuhi syarat untuk divaksinkan kurang lebih 4.000 dari 40.000 yang mendaftar karena memiliki penyakit penyerta," ujarnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Papua Barat dapat Jatah Vaksin Covid-19 7.160 Dosis, Jayapura 14.000
15.120 vial Vaksin Covid-19 Tiba di Ambon
Jabar Dapat 97.080 Dosis Vaksin Covid-19, Distribusi Dibagi Dua Tahap
Penjelasan Vaksinolog Soal Cara Kerja Vaksin Setelah Disuntik dalam Tubuh
Sulsel Terima 30 Ribu dari 66.640 Dosis Vaksin Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami