4,6 Juta Pemudik Diprediksi Masuk ke Jateng saat Nataru, Petugas Bakal Tes Acak Covid

4,6 Juta Pemudik Diprediksi Masuk ke Jateng saat Nataru, Petugas Bakal Tes Acak Covid
Ilustrasi swab test atau tes usap COVID-19. ©2020 Merdeka.com/usar.army.mil
NEWS | 4 Desember 2021 00:01 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Berdasarkan survay Balitbang Jateng, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah mencatat 4,6 juta pemudik bakal masuk ke Jateng saat liburan panjang Natal dan Tahun Baru. Petugas gabungan kabupaten kota diminta untuk lakukan random tes antigen bagi para pemudik.

"Kita tidak lakukan penyekatan, tapi sesuai aturan PPKM level 3, kita akan tes acak atau random test. Saya rasa jumlah tidak sampai segitu, sebab karakteristik pemudiknya juga jauh beda dengan lebaran. Kalau Natal orang banyak liburan ke tempat wisata, ini yang perlu dicegah," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Henggar Budi Hanggoro di Semarang, Jumat (3/12).

Pada tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2022, personel Dishub bakal disebar untuk meningkatkan pengawasan di tempat-tempat wisata yang berpotensi didatangi para pemudik liburan akhir tahun.

"Pemudik boleh masuk Jateng tetapi dengan syarat yang sudah divaksin dua kali. Kita akan random test 21 terminal tipe B, jalur-jalur Pantura, semua rest area Jalan Tol Salatiga, Batang hingga Bawen. Kalau ditemukan pemudik tertular virus covid-19 akan dikarantina terpusat," ungkapnya.

Terkait aturan pembatasan penumpang di beberapa angkutan transportasi untuk menekan mobilitas orang dan penularan covid-19 di Jateng, pihaknya akan mengikuti kebijakan nasional.

"Kita mengalir saja ikuti kebijakan nasional. Misal, di sektor jalur udara sudah ada pembatasan penumpang, setiap bandara juga masih mewajibkan tes antigen, PCR. Saya rasa kalau di kereta api, kapal dan pesawat itu gampang pengendaliannya karena pergerakan penumpangnya hanya di dermaga, stasiun dan bandara. Ini beda banget situasinya sama jalur darat, maka kita lebih fokus lakukan pengendalian untuk moda transportasi darat," tutupnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Satgas Minta Cermati 6 Indikator Covid-19 Antisipasi Nataru dan Ancaman Omicron
Cegah Lonjakan Covid-19 usai Nataru, BIN Gelar Vaksinasi Sasar Mal di Sulut
Antisipasi Covid Naik usai Nataru, RSUD di Jakarta Siapkan Ruang Transit Khusus
Polri akan Lakukan Pengetatan dari Tingkat RT hingga Desa saat Nataru 2022
Gubernur Kaltim Terbitkan Aturan Pembatasan ASN ke Luar Daerah
Jelang Libur Natal di Tengah Pandemi, Gubernur Sumut Minta Pemuka Agama Lakukan Ini

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami