5 Cerita kejujuran polisi Aiptu Jailani

5 Cerita kejujuran polisi Aiptu Jailani
Aiptu Jailani. ©2013 Merdeka.com
PERISTIWA | 2 April 2013 10:40 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Setelah Jenderal Hoegeng meninggal, rasanya sulit sekali menemukan polisi jujur dan tegas di Indonesia. Dewasa ini, personel Korps Bhayangkara lebih dikenal dengan penegak hukum yang semakin dekat dengan perilaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Tak cuma setingkat jenderal, polisi kelas bawah pun kini dipandang negatif. Polisi dianggap profesi yang gampang disuap terlebih untuk memuluskan perkara.

Di tengah derasnya kritik tajam itu, ternyata masih ada sosok polisi yang tetap menempatkan dirinya sebagai pengayom masyarakat. Dia adalah anggota Satlantas Polres Gresik, Jawa Timur, Aiptu Jailani.

Meski pangkatnya baru seorang bintara, ketegasan dan kejujuran Jailani patut diacungi jempol. Predikat polisi lalu lintas yang akrab dengan kata damai atau 86 bagi pelanggar, tak berlaku untuknya.

Pola pikir seperti ini ingin diubah Jailani. Baginya, siapa pun yang melanggar aturan hukum harus ditindak. Baik itu pejabat negara atau rakyat biasa kalau salah dan melanggar lalu lintas pasti disikat dan mendapat surat 'sakti' tilang darinya. Termasuk istrinya sendiri.

Lucunya, ketegasan Jailani membuat dirinya lebih tenar dari pimpinannya di Polres Gresik. Sejumlah penghargaan pun diraihnya. Baginya ini sangat membanggakan. Maka itu dia berjanji terus sikap tak kenal komprominya

Berikut sikap jujur Aiptu Jailani lainnya yang bisa menjadi teladan rekan-rekannya sesama anggota polisi :

Baca Selanjutnya: Tilang istrinya...

Halaman

(mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami