5 Perampok Nasabah Bank Antarprovinsi Ditangkap, 1 Ditembak Mati

5 Perampok Nasabah Bank Antarprovinsi Ditangkap, 1 Ditembak Mati
PERISTIWA | 28 Agustus 2020 19:31 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) membongkar komplotan perampok nasabah bank lintas provinsi. Lima tersangka ditangkap, seorang di antaranya ditembak mati.

Berdasarkan informasi dihimpun, lima pelaku yang ditangkap yakni Tejar alias Tarjo, Awaluddin alias Udin, Dodi Cotriko alias Dodi, Heriansyah alias Yansa, dan Suwarto alias Warto. Polisi menyatakan menembak mati Tejar karena melakukan perlawanan.

"Empat di antara kelima pelaku adalah warga Sumatera Selatan. Hanya Suwarto yang merupakan warga Bengkulu," kata Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin pada pemaparannya di depan ruang jenazah RS Bhayangkara Medan, Jumat (28/8) sore.

Para pelaku telah merampok nasabah bank di sejumlah daerah di Sumut, seperti di Karo, Labuhan Batu, Simalungun, dan Pematang Siantar. Teranyar, kata Kapolda Sumut, komplotan ini merampok karyawan Waskita Karya yang baru keluar dari bank di Pematang Siantar. Mereka membawa kabur Rp75 juta.

Laporan perampokan ini kemudian ditelusuri polisi. Tim dibentuk untuk memburu para pelaku. "Kelima pelaku akhirnya dapat diamankan di Hotel Mutiara Kandis, Provinsi Riau," jelasnya.

Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. "Kita mengamankan barang bukti sepeda motor, jaket, paku, dan sebuah senjata api rakitan," papar Martuani.

Dari interogasi yang dilakukan, para pelaku mengakui perbuatannya. Mereka membagi hasil perampokan dan ditransfer kepada keluarga masing-masing.

Salah seorang pelaku, Suwarto, tidak ikut dalam aksi pencurian di Sumut, melainkan di Sumatera Barat (Sumbar). Dia akan diserahkan ke Polda Sumbar.

Para pelaku kemudian dibawa ke Pematang Siantar untuk melakukan pengembangan. "Kelimanya melakukan perlawanan, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur, dan menyebabkan seorang pelaku tewas," tegas jelas Martuani.

Polisi masih memburu dua orang tersangka pelaku lainnya. Keduanya yakni Jimmy, yang berperan memasang paku pada mobil calon korban, dan Mang No yang ikut mencari nasabah bank di Rantau Prapat. (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami