50 Polisi Gendut 'Dipaksa' Kurus di Sekolah Polisi Negara

PERISTIWA | 18 Juli 2019 20:18 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Tak ingin personelnya bertubuh gendut, Polda Jatim 'memaksa' 50 orang anggotanya untuk menguruskan badan di Sekolah Polisi Negara (SPN). Mereka pun harus 'sekolah' pengurusan badan, selama 12 hari lamanya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, ke-50 orang polisi gendut yang di 'sekolahkan' tersebut berasal dari berbagai satuan kerja yang ada di Polda Jatim. Mereka diwajibkan mengikuti program penurunan berat badan bagi personel yang mengalami overweight alias kelebihan berat badan atau gendut.

"Mereka diwajibkan untuk mengikuti program penurunan indek massa tubuh bagi personel mengalami overweight," ujarnya, Kamis (18/7).

Dia menambahkan, dalam kegiatan ini para polisi gendut tersebut diwajibkan mengikuti berbagai kegiatan olah gerak tubuh yang dapat membakar lemak. "Kegiatan berupa lari dengan menggunakan jaket parasut, long march, senam aerobik, renang dll," tambahnya.

Selain itu, mereka juga diberikan materi psikologi. Di sekolah itu, mereka tidak bisa makan seenaknya. Sebab, pola makan dan menu juga diatur disesuaikan untuk menunjang pencapaian tujuan dari program ini.

"Semua pola dan menu makan berdasarkan petunjuk dari ahli gizi bid dokkes Polda Jatim. Program ini dilaksanakan sejak tanggal 15 sampai dengan 26 Juli," tegasnya.

Baca juga:
Menyamar Jadi Emak-Emak Berhijab dan Berdaster, Polisi Tangkap Begal Sadis di Medan
Cara Unik Polisi Tangkap Penjahat, Pakai Daster Sampai Nyamar Jadi PSK
Lepas Wisudawan Purnawirawan Polri, Kapolri Teringat Dikerjai Senior
Sempat Bantah, Polisi Cari Caleg Gerindra Wahyu Dewanto Terkait Politik Uang
Polisi Bantah Keluarkan Selebaran Buru Caleg Gerindra Terlibat Politik Uang
Atraksi Rampak Gendang dan Beladiri Meriahkan Hut Bhayangkara ke-73

(mdk/noe)

TOPIK TERKAIT