50 Terduga Provokator Demo di Surabaya Diamankan Polisi, 2 Diantaranya Pelajar SD

PERISTIWA | 27 September 2019 15:34 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Polisi setidaknya telah mengamankan 50 orang yang diduga sebagai provokator dalam aksi demonstrasi di Gedung DPRD Provinsi Jatim, Kamis (26/9) kemarin. Mirisnya, separuh lebih terhitung masih anak-anak alias pelajar.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan dari aksi demonstrasi yang digelar Kamis kemarin, setidaknya ada 50 orang yang diamankan oleh pihaknya. Dari 50 orang tersebut, 27 orang teridentifikasi sebagai pelajar dan 23 sisanya adalah orang dewasa.

"Ada 50 orang yang diamankan dari demonstrasi kemarin, 27 anak-anak dan 23 dewasa. Ada juga dua anak pelajar yang masih duduk di Sekolah dasar (SD)," tegasnya, Jumat (27/9).

Ia menambahkan, saat ini ke 50 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan terkait dengan aksi demonstrasi kemarin. Disinggung mengenai penahanan ke 50 orang itu, Barung mengatakan jika polisi hanya melakukan pemeriksaan selama 1x 24 jam saja pada sebagian terduga.

Ia pun menegaskan, jika polisi hanya melakukan pendalaman atas peran masing orang yang diamankan tersebut. Sebab, ada yang teridentifikasi melakukan provokasi, pelemparan batu hingga botol ke arah petugas yang berjaga.

"Mengingat dampaknya yang tidak terlalu ada, dan juga tidak ada korban, mereka kemungkinan akan dilepas namun tetap menjalani wajib lapor nanti. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap sebagian orang," tandasnya.

Soal barang bukti yang disita, Barung mengatakan, ada 27 unit HP, 4 buah kaleng cat semprot, 17 buah batu, 1 unit mobil komando, satu buah knucle atau roti kalung, dan satu buah kapak.

Baca juga:
Dua Mahasiswa Tewas Saat Demo, Wakapolri Terbang ke Kendari
Polisi Kirim Tim Usut Sebab Kematian Dua Mahasiswa Kendari
Polisi Diminta Bebaskan Mahasiswa dan Pelajar yang Ditangkap Usai Demo di DPR
VIDEO: Jokowi Perintahkan Kapolri Investigasi Pelaku Penembakan Dua Mahasiswa Kendari
RS Polri Tangani 14 Polisi Korban Bentrokan Demo Mahasiswa dan Pelajar
Anies Baswedan: Faktanya, Petugas Ambulans DKI Cedera Kaki dan Kepala
Presma Unsri Palembang Nyaris 'Diculik' oleh 8 Orang Diduga Polisi

(mdk/lia)