63 Ribu Kendaraan Diminta Putar Balik di Pos Penyekatan Pemudik Jawa Barat

63 Ribu Kendaraan Diminta Putar Balik di Pos Penyekatan Pemudik Jawa Barat
Pos penyekatan pemudik di Garut. ©2021 Merdeka.com/M Iqbal
PERISTIWA | 11 Mei 2021 23:57 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - 63 Ribu kendaraan pemudik telah diputarbalikan di seluruh pos penyekatan yang ada di wilayah hukum Polda Jabar selama larangan mudik sejak 6 Mei 2021.

"Kurang lebihnya ada 63 ribu (kendaraan pemudik, red), yang sudah diputarbalikan oleh petugas di pos penyekatan yang ada di wilayah Polda Jabar ini," kata Kapolda Jabar, Irjen Ahmad Dofiri kepada wartawan di Pos Sekat Tanjungpura Karawang, Selasa (11/5).

63 ribu kendaraan pemudik yang diputarbalikan tersebut, kata Dofiri, berdasarkan perhitungan data di jajaran Polda Jabar.

Kendati demikian, sambung Dofiri, untuk total seluruh kendaraan pemudik yang telah diperiksa petugas di pos penyekatan wilayah hukum Polda Jabar, berjumlah 173 ribu kendaraan pemudik yang diperiksa.

"Tetapi data yang ada di kita hingga hari Senin pagi kemarin itu, totalnya 173 ribu kendaraan pemudik yang diperiksa dan 63 ribu kendaraan pemudik yang diputarbalikan," ujar dia.

Untuk mengantisipasi puncak arus mudik, Dofiri telah memiliki menyiasati dengan memperkuat personel jajarannya melakukan penebalan anggota di setiap pos penyekatan. (mdk/gil)

Baca juga:
Aksi Lucu Pemudik Pura-pura Kesurupan Hindari Razia di Pos Penyekatan Padalarang
Menhub Budi Minta Waspadai Lonjakan Pemudik Saat Arus Balik Lebaran 2021
Jelang Lebaran, Jasa Marga Catat Penurunan Arus Lalin Tol Luar Jawa
Mudik Dilarang, Pemerintah Ajak Belanja Online untuk Keluarga di Kampung Halaman
Gubernur DIY Imbau Warganya Batasi Bepergian Selama Lebaran
Begini Alasan Polda Metro Ambil Diskresi Loloskan Pemudik Jebol Pos Kedungwaringin

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami