7 Siswa Setukpa Lemdikpol di Sukabumi Dinyatakan Positif Corona

7 Siswa Setukpa Lemdikpol di Sukabumi Dinyatakan Positif Corona
PERISTIWA | 29 Maret 2020 22:31 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Sebanyak tujuh siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) yang sedang menjalani pendidikan sebagai calon perwira di Sekolah Pembentukan Perwira Setukpa Lembaga Pendidikan Polri (Setukpa Lemdikpol) Sukabumi, Jawa Barat dinyatakan positif virus corona setelah menjalani rapid test.

"Ketujuh siswa tersebut diketahui positif terinfeksi virus COVID-19 setelah menjalani rapid test Covid-19 dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif serta isolasi di Jakarta," kata Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi Brigjen Pol Agus Suryatno dilansir Antara, Minggu (29/3).

Namun demikian, menurut dia, untuk lebih memastikan ketujuh siswa itu benar-benar terinsfeksi virus mematikan ini perlu dilakukan tes swab di laboratorium. Karena itu, pihaknya tidak bisa menyampaikan keterangan apapun lebih lanjut terkait hal tersebut.

Informasi yang diperoleh melalui aplikasi percakapan menyebutkan hasil "rapid test" yang dilakukan kepada 49 siswa SIP itu ada sembilan orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Dari jumlah tersebut tujuh di antaranya positif COVID-19 dan 21 siswa lainnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

"Kita melakukan rapid test kepada para siswa yang dicurigai untuk mengetahui awal apakah yang bersangkutan positif atau tidak, tapi untuk lebih meyakini dan memastikannya harus dilakukan tes 'swab' dan itu wewenang di sana (Jakarta)," tambahnya.

Agus Suryatno mengatakan rapid test kepada para siswa itu berlangsung cukup cepat. Dan hasilnya bisa langsung diketahui karena hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

1 dari 1 halaman

Dia mengaku belum mengetahui kondisi kesehatan terakhir ketujuh siswa yang sedang menjalani isolasi di Jakarta.

Juru Bicara Media Center Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana menyebutkan pihaknya belum mendapatkan informasi dan konfirmasi dari Setukpa Lemdikpol Sukabumi.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari pihak Setukpa Lemdikpol terkait kasus ini, karena mereka di sana juga masih berproses," katanya. (mdk/ray)

Baca juga:
Antisipasi Covid-19, Rumah Dinas Bupati Azwar Anas Jadi Ruang Isolasi
Pasien Positif Corona yang Ikut Ijtima di Gowa Meninggal Dunia
Tangani Covid-19, Pemkot Tarakan Bentuk RT Siaga
Cegah Corona, Warga Cipinang Melayu Blokade Jalan
3 Upaya Pemprov Jogja Antisipasi Penyebaran Corona dari Pemudik

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami