7 Tuntutan Ribuan Mahasiswa dalam Aksi #GejayanMemanggil

PERISTIWA | 23 September 2019 14:43 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta memadati simpang tiga Gejayan, Senin, 23 September 2019. Aksi bertajuk #GejayanMemanggil ini digelar oleh Aliansi Rakyat Bergerak.

Dalam keterangan tertulisnya, Aliansi Rakyat Bergerak mengajukan tujuh tuntutan. Ketujuh poin tuntutan ini diserukan oleh ribuan massa aksi #GejayanMemanggil kepada Presiden Jokowi dan DPR RI.

Adapun tujuh tuntutan itu adalah:

1. Mendesak penundaan dan pembahasan ulang pasal-pasal yang bermasalah dalam RKUHP.

2. Mendesak pemerintah dan DPR untuk merevisi UU KPK yang baru saja disahkan dan menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

3. Menuntut negara untuk mengusut dan mengadili elit-elit yang bertanggungjawab atas kerusakan lingkungan di Indonesia.

1 dari 1 halaman

RUU PKS Masuk Tuntutan

4. Menolak pasal-pasal bermasalah dalam RUU Ketenagakerjaan yang tidak berpihak pada pekerja.

5. Menolak pasal-pasal problematis dalam RUU Pertanahan yang merupakan bentuk penghianatan terhadap semangat reforma agraria.

6. Mendesak pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

7. Mendorong proses demokratisasi di Indonesia dan menghentikan penangkapan aktivis di berbagai sektor. (mdk/rnd)

Baca juga:
Massa Pro dan Kontra RKUHP Demo di Gedung DPR
Mahasiswa Banyumas Turun ke Jalan, Tolak Rancangan KUHP dan Revisi UU KPK
Demo Massa #GejayanMemanggil di Yogyakarta Berlangsung di 3 Tempat
Polisi akan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Demo di Depan Gedung DPR
Mahasiswa di Malang Segel Gedung DPRD dengan Tulisan 'Warung Pecel'