7 Warga Disambar Petir, 4 Meninggal Dunia

7 Warga Disambar Petir, 4 Meninggal Dunia
PERISTIWA | 23 Mei 2019 12:21 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Tujuh warga Simalungun, Sumut, disambar petir. Empat di antaranya meninggal dunia.

Berdasarkan informasi dihimpun, Kamis (23/5), sambaran petir terjadi di perladangan warga di Desa atau Nagori Hutaraja, Kecamatan Purba, Simalungun, Selasa (21/5) sore. Ketujuh petani itu tersambar petir saat berteduh di salah gubuk di ladang itu.

Tujuh orang itu tersambar petir diketahui setelah salah seorang anak korban berupaya mencari bantuan ke permukiman. Setelah mendapat kabar, warga langsung berupaya memberikan pertolongan.

"Orang kampung berbondong-bondong menyelamatkan dengan cara ditanam hingga leher tinggal kepala," kata Ramahon Damanik, Pangulu Nagori (Kepala Desa) Hutaraja.

Meski warga telah berupaya menanam korban dan membawa ke rumah sakit, namun empat orang tidak dapat diselamatkan. Sementara tiga lainnya selamat, dan kondisinya dikabarkan telah membaik.

Empat orang yang meninggal dunia masing-masing: Herbin Sirait (50) dan Hasudungan Sirait (20), Prisman Purba (18), dan Rameiyana Damanik (15). Mereka rencananya dimakamkan petang ini.

Sementara Camat Purba, Lince Hotmaida Simamora mengimbau agar warga lebih berhati-hati saat ke ladang, terutama di tengah cuaca ekstrem belakangan ini.

"Saya mengimbau warga Nagori Hutaraja untuk tidak berlama-lama di ladang. Kalau sudah hujan jangan tunggu-tunggu lagi, supaya jangan terulang kejadian menyedihkan di Nagori Hutaraja ini," imbaunya. (mdk/eko)

Baca juga:
7 Warga Simalungun Disambar Petir, 4 Meninggal Dunia
Asyik Berteduh saat Hujan Deras, 2 Orang Tewas Disambar Petir di Kukar
Korban Tersambar Petir di Jembrana Bertambah Jadi 10 Orang
Lagi Panen Padi Saat Hujan Deras, Dua Wanita di Jembrana Tewas Tersambar Petir
Sedang Istirahat di Gubuk Kebunnya, Sarno Tersambar Petir Hingga Tewas

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami