75 Warga Solo yang Pernah Kontak dengan Pasien Corona Selesai Dikarantina

75 Warga Solo yang Pernah Kontak dengan Pasien Corona Selesai Dikarantina
PERISTIWA | 3 April 2020 16:04 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo mengatakan berdasarkan hasil evaluasi karantina mandiri yang dilakukan 75 warga selama 14 hari membuahkan hasil. Salah satunya adalah seorang pasien yang terkonfirmasi Covid-19 atas nama Purwanto (49) warga Mojosongo yang sembuh.

"Karantina mandiri berhasil. 75 orang tidak melakukan penyebaran ke mana-mana. Yang kedua Bu Purwanti sembuh, ini kan sesuatu yang menggembirakan. Mudah-mudahan dengan perkembangan yang baik ini, tentunya akan lebih baik lagi untuk Kota Solo," ujar Rudy, Jumat (3/4).

Menurut Rudy saat ini karantina yang dilakukan warga Semanggi dan Mojosongo sudah selesai. Seluruh warga yang melakukan karantina mandiri di kedua kelurahan tersebut dalam keadaan sehat.

Sebagaimana diketahui, 75 warga di kedua kelurahan harus melakukan karantina mandiri sejak ada warga positif terpapar Covid-19. Bahkan seorang warga Semanggi meninggal dunia setelah dirawat di RSUD dr Moewardi.

Rudy mengemukakan, akan melakukan evaluasi setiap dua pekan sekali terkait perkembangan Covid-19 di Solo, terutama karantina mandiri yang dilakukan warga.

"Setiap dua minggu kita evaluasi, hari ini kita evaluasi. Termasuk anak-anak sekolah kita perpanjangan (belajar di rumah) sampai tanggal 12 April. Jadi tanggal 13 masuk kalau kondisinya sudah membaik, kalau belum ya kita perpanjang lagi," katanya.

Terkait status KLB (kejadian luar biasa) Rudy menyampaikan, saat ini Pemkot Solo mengikuti kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Terkait sebutan Solo sebagai zona merah corona, Rudy menampiknya. Pihaknya hanya memetakan daerah Semanggi, Lemahbang Kadipiro dan Kedung Tungkul Mojosongo. Karena di ketiga daerah tersebut ada warga yang terpapar virus corona.

"Zona merahnya kan hanya di Semanggi, Lemahbang Kadipiro dan Kedung Tungkul Mojosongo. Di tiga tempat itu saja, karena kan terpapar betul," pungkas Rudy. (mdk/cob)

Baca juga:
Wali Kota Solo akan Mengkarantina Pemudik yang Nekat Pulang
9 Kisah Perjuangan Dokter Moewardi, Pahlawan Kesehatan Pembela Kaum Miskin
Perkembangan Kasus Covid-19 Solo, 13 Orang PDP Sembuh
Pemkot Solo Siapkan Rp49 Miliar untuk Penanganan Corona
2 Pasien Positif Corona di Solo dan Sukoharjo Sembuh
Saat Tiba, Pemudik Tujuan Solo Langsung Dikarantina 14 Hari di Gedung Khusus
Sempat Kontak dengan Pasien Covid-19, Wawali Kota Solo Tak Karantina Karena Sehat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami