8 Hari Operasi Patuh Jaya 2019, Polisi Tilang 53 Kendaraan Gunakan Rotator

PERISTIWA | 6 September 2019 14:12 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polisi telah menilang 53 kendaraan roda dua maupun roda empat lainnya dalam waktu delapan hari. Penilangan dilakukan dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2019.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir mengatakan, mereka yang dilakukan penindakan penilangan karena telah menggunakan lampu rotator atau sirine.

"Operasi Patuh Jaya 2019 dari tanggal 29 Agustus sampai dengan 5 September 2019 sebanyak 53 kendaraan ditilang karena menggunakan rotator maupun sirine," kata Nasir dalam keterangannya, Jumat (6/9).

Nasir mengungkapkan, mereka yang ditilang ini karena terjaring dalam Operasi Patuh Jaya di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya. 53 kendaraan itu terbagi dalam dua jenis kendaraan.

"53 pelanggar itu terbagi dari 27 kendaraan roda 2 yang gunakan rotator atau sirine dan 26 kendaraan roda 4," ungkapnya.

Nasir menyebut, selama 8 hari operasi polisi menindak 61.510 pengendara yang terbukti melanggar. Namun, sebanyak 25.636 pelanggar hanya mendapat teguran.

Operasi Patuh Jaya 2019 mulai digelar sejak Kamis (29/8) hingga 14 hari ke depan. Sasaran operasi lalu lintas ini, yaitu pengemudi yang melawan arus, pengemudi di bawah umur, pengguna rotator atau sirene bukan peruntukannya, menggunakan HP saat berkendara, pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara yang menggunakan narkoba atau mabuk dan pengendara yang berkendara melebihi batas kecepatan. (mdk/eko)

Baca juga:
Pasang Pelat Merah, Sopir Harrier di Pekanbaru Ditilang Polisi
Viral Pelanggar Lalin di Bekasi Hindari Polisi Militer Lalu Tertangkap Polantas
Dalam 5 Hari, Polres Garut Tilang 1.830 Pelanggar Lalu Lintas
Warga Tangerang yang Ditendang Polisi Ternyata Pakai Motor Curian
Kronologi Polisi Tendang Pemotor Hingga Jatuh di Tangerang
Ogah Ditilang, Pengendara dan Polisi di Palembang Saling Rekam Saat Berdebat

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.