8 Orang Jadi Tersangka Pengerusakan Aeon Mall Jakarta Garden City

8 Orang Jadi Tersangka Pengerusakan Aeon Mall Jakarta Garden City
PERISTIWA | 26 Februari 2020 08:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Polisi terus mengembangkan kasus pengerusakan Aeon Mall Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur. Sebanyak delapan orang ditetapkan tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, identitas para tersangka yaitu AW, A, HR, AB, IF, DA, AAS, dan FAS.

"Delapan orang terbukti melakukan pengrusakan," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (26/2).

Selain itu, Tim Gabungan Dit Reskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Jaktim dibantu Satuan Brimob Polda Metro Jaya juga menangkap 16 orang lain. Saat ini mereka diperiksa intensif di Polres Metro Jakarta Timur.

Yusri menyebut, mereka yang diamankan HH, SD, FNS, YM, MAF, SZ, ADN, FH, AAS, HJ, STS,F , RA, MAT, MAS, dan MFH

"Mereka sampai sekarang statusnya masih saksi," ujar dia.

1 dari 1 halaman

Minta Pertanggungjawaban Manajemen

Peristiwa perusakan ini berawal dari unjuk rasa sekira 100 orang yang menuntut pertanggungjawaban pihak Perumahan Jakarta Garden City. Warga itu menuding bangunan menjadi penyebab banjir.

Saat itu, perwakilan warga dan pihak manajemen duduk bersama untuk mencari jalan keluar. Namun, negosiasi berjalan buntu. Sebagian massa malah berpindah ke Aeon Mall.

"Massa merusak marka jalan, kaca toko, pot bunga dan pintu parkir di seputaran mal," kata Yusri. (mdk/eko)

Baca juga:
Mirip Jargon Anies, Ini Momen Bahagia Warga di Tengah Banjir Jakarta
Sejumlah Jalan di Jakarta Masih Tergenang Banjir
15 Ribu Warga DKI Mengungsi Akibat Banjir, 345 Sekolah Terendam
Jakarta Terendam Lagi, Cawagub Nurmansjah Lubis Soroti Fungsi Drainase
Dua Orang Tewas Tenggelam Saat Banjir Jakarta
PLN Masih Padamkan 1.175 Gardu Listrik Terdampak Banjir

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami