82,73 Persen Tempat Tidur di RSD Wisma Atlet Terisi Pasien Covid-19

82,73 Persen Tempat Tidur di RSD Wisma Atlet Terisi Pasien Covid-19
Kesibukan Tim Medis Membawa Pasien Covid-19. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani
PERISTIWA | 18 Januari 2021 14:44 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Koordinator Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan terjadi kenaikan sekitar 20 persen jumlah pasien COVID-19 sehingga 82,73 persen tempat tidur di sana terisi pascalibur Natal dan Tahun Baru lalu.

Tugas mengatakan sejak sebelum liburan akhir tahun lalu wisma atlet sudah disiapkan sedemikian rupa untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien COVID-19.

Jika sebelum libur akhir tahun tersebut tingkat hunian kamar di rumah sakit darurat tersebut mencapai 50-60 persen, menurut Tugas, angka tersebut melonjak menjadi 80 persen. Selain mengantisipasi peningkatan jumlah pasien, juga dilakukan penyesuaian fasilitas yang sebelumnya hanya untuk mereka yang bergejala ringan atau tidak bergejala kini disiapkan pula untuk yang bergejala.

Fasilitas isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala, menurut dia, saat ini disiapkan di tower 8 dan 9 wisma atlet di Pademangan. Sementara fasilitas wisma atlet di Kemayoran dipergunakan khusus untuk menampung mereka yang bergejala.

Tingkat hunian pasien di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet saat ini mencapai 82,73 persen, dengan total 4.959 pasien. Dari total tempat tidur yang disediakan mencapai 5.994 kini tersisa 1.095 tempat tidur saja.

Pasien yang ada di sana mulai dari yang bergejala ringan, sedang dan bahkan berat dirawat di sana karena tidak mudah saat ini merujuk ke rumah sakit lain di DKI Jakarta. "Kita siapkan ICU transisi, sampai 20 'bed', HCU 27 'bed', kemudian 'intermediate care unit', IMCU namanya kita sediakan 94 'bed' dan di IGD sendiri," kata Tugas. Dilansir Antara, Senin (18/1).

Otomatis tenaga medis juga akan bertambah di RSDC Wisma Atlet sekitar 400 perawat. "Beberapa hari ada penambahan perawat, dan khusus hari ini ada hampir 80 perawat. Kemudian dokternya juga kita tambahkan dan juga tenaga nonmedis kita tambahkan, termasuk tenaga untuk laboratorium dan farmasi kita tambahkan juga".

Tugas mengatakan ada pula penambahan personel khusus untuk penanganan limbah, karena penambahan pasien COVID-19 di wisma atlet otomatis akan memberikan dampak limbah cukup besar.

#satgascovid19 #pakaimasker #jagajarak #cucitanganpakaisabun #tidakberkerumun (mdk/ray)

Baca juga:
Lapor Covid-19: Layanan Kesehatan di Pulau Jawa dalam Kondisi Genting
Ditolak 10 Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Meninggal di Taksi
11 Pegawainya Positif Covid-19, Pengadilan Negeri Surabaya Tutup Sementara
Perguruan Silat di Purworejo Ini Ciptakan Jurus 'Penangkal Corona', Begini Faktanya
Keterpakaian Tempat Tidur di RSD Covid-19 Wisma Atlet Capai 82,73 Persen

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami