Aborsi Dibantu Kekasih, Seorang Mahasiswi Kubur Janin di Kampus

PERISTIWA | 24 April 2019 07:47 Reporter : Liputan6.com

Merdeka.com - Seorang mahasiswi berinisal DV (18) di Palangka Raya harus berurusan dengan polisi lantaran terendus telah melakukan praktik aborsi. Kasus itu terungkap usai DV dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami pendarahan hebat usai menggugurkan kandungannya.

"Masih didalami, apa motifnya," ucap Kasat Reskrim Palangka Raya AKP Harman Subarkah, Selasa (23/4).

Dari hasil keterangan sang kekasih, SU (24), polisi kemudian mendatangi lokasi di mana janin itu dikubur. Didampingi dengan SU, janin itu dikuburkan di kompleks kampus, di semak-semak belakang salah satu fakultas.

Janin itu dikubur hanya dengan dibungkus selimut berwarna hijau. Usai digali kembali, janin itu diperiksa di rumah sakit terbesar di Kalteng untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh.

Terkait alasan yang membuat sejoli itu nekat melakukan aborsi dengan minum obat penggugur kandungan, Harman masih enggan menjabarkan.

"Alasannya menggugurkan kandungan itu masih belum, makanya ini didalami dan perempuan masih belum diperiksa karena dirawat intensif sebab pendarahan. Intinya ini masih dalam penanganan. Nanti akan disampaikan secara lengkap," ujarnya.

Baca juga:
Setelah 66 Tahun Korea Selatan Akan Cabut Larangan Aborsi
Bantu Pacar Aborsi Hingga Tewas, Mahasiswa di Medan Ditangkap Polisi
Layani Aborsi Online, Bidan Desa Ini Dapat Imbalan Rp 1 juta
Polisi Bongkar Sindikat Aborsi Online di Klaten
Menkes Siapkan Layanan Aborsi Aman Sesuai UU, Kemen-PPPA Nilai Pelanggaran Hak Anak
Ribuan Wanita Argentina Demo Tuntut Legalisasi Aborsi

(mdk/cob)