Aceh Besar Cegah Penyebaran Corona: Tutup Pasar Hingga Mal, Kecuali Pasar Induk

Aceh Besar Cegah Penyebaran Corona: Tutup Pasar Hingga Mal, Kecuali Pasar Induk
PERISTIWA | 31 Maret 2020 00:31 Reporter : Afif

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah menutup pasar rakyat, pasar harian, pekan, pasar swalayan hingga mal. Langkah ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Penutupan berlaku sejak 1 April 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan pasar itu tertuang dalam instruksi Bupati Aceh Besar Mawardi Ali tertanggal 27 Maret 2020. Diharapkan semua patuh atas imbauan tersebut untuk pencegahan virus corona di Aceh Besar.

"Penutupan pasar tersebut tidak berlaku untuk Pasar Lambaro dan Pasar Keutapang," kata Mawardi Ali, Senin (30/3).

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir menjelaskan, petugas akan menertibkan waktu operasional Pasar Induk Lambaro dan Keutapang dari mulai pukul 06.00 hingga 14.00 WIB.

Kebersihan sarana umum di lingkungan pasar harus terjamin. Antara lain meliputi toilet umum, tempat buang sampah, lokasi parkir, lantai/selokan pasar, dan tempat makan. Selanjutnya membersihkan lantai dengan disinfektan secara rutin dan membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga kesehatan dan kebersihan pedagang serta pembeli.

"Pengawasan nantinya akan diikutksertakan Satpol PP dan menindak pedagang yang tidak mengikuti instruksi Bupati," jelasnya.

Sebelumnya Pemerintah Aceh Besar juga telah menyurati Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Indonesia meminta penutupan Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) di Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat 27 Maret 2020.

Permintaan untuk penutupan sementara waktu bandara itu diajukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Surat itu dilayangkan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, pada Jumat (27/3).

Dalam surat itu disebutkan alasan permintaan penutupan sementara bandara karena virus Covid-19 sudah menjangkiti warga Aceh.

"Harapan kami, penutupan untuk sementara waktu Bandara Sultan Iskandar Muda untuk penerbangan komersil merupakan salah satu solusi yang tepat agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas ke daerah Aceh," sebutnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Sebut Tak Ada Lockdown, Ridwan Kamil Berlakukan Karantina Wilayah Parsial
Usul Karantina Wilayah DKI, Anies Serahkan Keputusan Pada Jokowi
Warga Kaltim Peserta Ijtima di Gowa yang Diisolasi Bertambah Jadi 3 Orang
Cegah Penyebaran Covid-19, Pertamina Imbau Pelanggan Bayar Non Tunai di SPBU
Anies Pastikan 5 Sektor Ini Tetap Beroperasi Bila Karantina Wilayah Diizinkan
Bertambah 6 Orang, Pasien Positif COVID-19 di Sumut Meningkat Menjadi 20 Orang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5