Ada 23 Ribu Siswa SD Lulus, Tangsel Hanya punya Kuota 7 Ribu Kursi SMP

PERISTIWA | 21 Juni 2019 10:28 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) online tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang Selatan, hanya akan menampung 7000 siswa baru.

Sementara tahun 2019 ini terdapat, 23.000 lulusan siswa SD dan sederajat di Kota Tangsel.

"Yang lulus SD ada 23 ribu, kuota masuk SMP negeri ada 7.000 kursi," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono Jumat (21/6).

Diterangkan dia, 7000 kuota kursi baru siswa SMP negeri tersebut, terdistribusi untuk 22 SMP Negeri se-Tangsel, yang ada di 7 wilayah Kecamatan.

Saat ini, lanjut Taryono, sudah 12 ribu lulusan SD sederajat di Tangsel, terdata mendaftar SMP swasta, MTS ataupun pindah ke luar kota.

"Data kami, ada beberapa yang sudah melakukan pendaftaran di swasta, MTS dan pindah mengikuti orang tua ke kota lain," ucap dia.

Pihaknya berharap, pelaksanaan PPDB online tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya yang dijumpai banyak persoalan teknis dalam pelaksanaan PPDB tahun 2018 lalu.

"Sejauh ini tidak ada kendala, mudah-mudahan pelaksanaannya nanti berjalan baik dan lancar. Demi kelancaran ini kami berkolaborasi dengan Dinas Kominfo yang membantu untuk server dan sistem IT, sedangkan untuk data kependudukan siswa kami dibantu oleh dinas Dukcapil," terang dia.

Baca juga:
Tolak Zonasi PPDB 2019, Pendemo di Surabaya Adang Mobil Dinas
Antrean PPDB di SMAN 1 Depok Mengular
Hindari Kekacauan, PPDB Online di Solo Tak Gunakan Sistem Adu Cepat
Aturan PPDB di Karanganyar Bikin Panik, Ratusan Wali Murid Menginap di SMP
Disdik DKI Sediakan Kuota 20 Persen Untuk Anak Pemegang KJP Hingga Kartu Buruh
Dari Tukang Bersih-bersih di Sekolah Pria Ini Jadi Kepala Sekolah
Lewat KEK, Pemerintah Bakal Undang Dosen Asing Mengajar di Indonesia

(mdk/rnd)