Ada 84 Pemilih di Rumah Sakit Jiwa Solo, KPU Tambah TPS

PERISTIWA » MAKASSAR | 19 Februari 2019 02:00 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta (Solo) menyiapkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainuddin. Pasalnya di rumah sakit yang terletak di tepian Sungai Bengawan Solo itu terdapat 84 pasien yang mempunyai hak pilih.

"Kami di RSJD kami tambah satu TPS. Menurut hasil pemeriksaan dokter, ada 84 pasien yang diperkirakan bisa memilih," ujar Komisioner KPU Solo Divisi Bidang Perencanaan Data dan Informasi Kajad Pamudji, Senin (18/2).

KPU Solo, lanjut dia, sudah berkoordinasi dengan direksi dan staf RSJD, untuk menanyakan jumlah pasien yang mempunyai hak pilih. Dari total 186 pasien yang ada, ada beberapa pasien yang dalam kondisi usai pemulihan. Mereka inilah yang nantinya bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.

Selain RSJD penambahan TPS juga dilakukan di Rutan Klas IA Solo. Sehingga jumlah TPS di rutan menjadi 2 tempat. Yakni TPS 10 dan TPS 11 Kampung Baru, Pasar Kliwon. Dengan penambahan 2 TPS tersebut saat ini total mencapai 1.734.

Sebagai konsekwensi penambahan TPS ini KPU juga akan menambah petugas. Mereka sebelumnya akan diberikan pengarahan melalui Bintek pada petugas pemungutan suara (PPS).

Sementara itu hingga saat ini total pemilih di kota Solo menjadi 422.773 pemilih. Sedangkan total jumlah TPS menjadi 1.734 TPS. Dari data tersebut yang termasuk pemilih penyandang disabilitas ada 1.043 pemilih. Sedangkan pemilih dari RSJD dimasukkan ke dalam golongan penyandang tuna grahita.

Terpisah Staf Administrasi Seksi Pelayanan Tahanan Rutan, Agus Triadmojo mengemukakan, Rutan Klas IA Solo tengah mempersiapkan penambahan TPS. Menurut dia, ada dua opsi untuk lokasi TPS ini.

"Kita akan menggunakan aula utama di rutan yang disekat menjadi dua bagian. Atau menggunakan aula kecil yang ada di lantai 2. Kami belum memutuskan menggunakan yang mana, sebab kami belum tahu hasil dari KPU mengenai total jumlah pemilih di Rutan," katanya.

Dia menerangkan, jika nantinya ada dua TPS yang digunakan, TPS 10 yang ada di Kampung Baru akan digunakan untuk pemilih dari dalam kota, sedangkan TPS 11 diperuntukkan pemilih non-Solo.

Baca juga:
KPU Bogor Libatkan 650 Orang untuk Lipat Kertas Suara Pemilu Legislatif
Wali Kota Bitung Turun Langsung Cek Surat Suara Pemilu 2019 dari Makassar
Delapan Kabupaten/Kota di Papua Belum Miliki Komisioner KPU
Sandiaga Usul Tak Ada Pertanyaan Panelis Saat Debat dengan Ma'ruf Amin
KPU Kota Surakarta Tetapkan 1.244 Daftar Pemilih Tambahan
58 Kotak Suara Presiden dan Wakil Presiden di KPU Solo Rusak

(mdk/cob)