Ada Pedagang Positif Covid-19, Dua Pasar Tradisional di Bantul Tutup Sementara

Ada Pedagang Positif Covid-19, Dua Pasar Tradisional di Bantul Tutup Sementara
PERISTIWA | 10 Juli 2020 00:35 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Tiga pedagang yang berjualan di Pasar Sungapan, Srandakan dan Pasar Sorobayan, Sanden, Kabupaten Bantul, DIY dinyatakan positif virus Corona. Merespon adanya tiga pedagang yang dinyatakan positif virus Corona, Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul pun menutup sementara kedua pasar tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisna Dwi Susanta mengatakan, kedua pasar tradisional itu ditutup sementara. Penutupan dilakukan untuk sterilisasi pasar.

Sukrisna menuturkan jika di Pasar Sungapan ada dua pedagang yang dinyatakan positif virus Corona. Sementara di Pasar Sorobayan ada satu pedagang yang dinyatakan positif virus Corona.

"Siang ini sampai besok (Jumat, 10/7) disemprot disinfektan oleh BPBD, terus dari tanggal 10 sampai tanggal 12 Juli 2020 kedua pasar ditutup sementara. Jadi tanggal 13 Juli (Pasar Sungapan dan Sorobayan) sudah bisa buka kembali," katanya saat dihubungi, Kamis (9/7).

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso yang biasa disapa Oky menerangkan temuan tiga pedagang pasar yang positif virus Corona ini usai dilakukan rapid test di pasar-pasar tradisional. Dari hasil rapid test diketahui ada yang reaktif dan diteruskan dengan tes swab.

"Ketiga pedagang itu hasil dari rapid test di pasar-pasar. Hasilnya reaktif dan setelah di-swab hasilnya positif (virus Corona)," ungkap Oky.

Oky menerangkan bahwa saat ini pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul masih melakukan tracing terhadap ketiga pedagang pasar itu. Tracing dilakukan kepada kontak erat ketiga pedagang tersebut.

Sementara itu berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 DIY, ketiga pedagang yang positif virus Corona adalah: pasien kasus 352, perempuan 59 tahun warga Bantul; pasien kasus 353, perempuan 56 tahun warga Bantul; dan pasien kasus 355, laki-laki 67 tahun warga Bantul. (mdk/fik)

Baca juga:
Takut Tes Covid-19, Pedagang Pasar Sumur Batu Pilih Tutup Kios
Penyemprotan Disinfektan Rutin di Pasar Tradisional
IKAPPI Sebut Pemprov DKI Tak Perlu Paksa Pedagang Pasar Lakukan Tes Covid-19
Satpol PP Jemput Pedagang Pasar Tolak Dites Covid-19
Mengenal Pengertian Pasar, Beserta Jenis dan Fungsinya yang Perlu Diketahui
Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sungapan Bantul Ditutup Sementara

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami