'Ada Pihak Sengaja Buat Situasi Politik Indonesia Panas Terus'

PERISTIWA | 13 Juni 2019 21:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Proses Pemilihan Presiden 2019 berujung gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Pasangan Prabowo-Sandiaga, menilai ada kecurangan dalam pelaksanaan pemilu.

Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI), Jerry Sumampouw, menilai ada pihak-pihak yang sengaja membuat atmosfer politik Indonesia memanas.

"Jadi ini dugaan saya ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memanas-manasi situasi sehingga gaduh terus politik kita, tinggi terus tensi politik kita. Dan mungkin saya kira tidak tahu kepentingannya apa," klaim Jerry saat menjadi pembicara di acara diskusi Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Kantor Formappi, Jalan Matraman Raya No. 32B, Jakarta Timur, Kamis (13/6).

Dia berharap Kepolisian segera mengusut tuntas. "Orang yang sengaja membuat kerusuhan, kekacauan politik di Indonesia. Dan ini yang menjadi tugas dari kepolisian untuk mencari orang-orang itu ya," katanya.

Tensi politik yang terus memanas di Indonesia, bagi Jerry, sangat tidak baik bagi iklim berdemokrasi di Indonesia. Justru membuat masyarakat merasa resah dan dihantui rasa khawatir.

"Jadi kita ndak bisa menjalani kehidupan ini secara lebih harmonis, lebih damai dan lebih aman. Diprovokasi terus dengan berbagai macam kekhawatiran-kekhawatiran politik yang dimunculkan. Jadi kita ingin supaya pasangan-pasangan calon ini menyadari ini dan jangan mau dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang mempunyai kepentingan ideologis tertentu," katanya.

Untuk diketahui, terkait kerusuhan 21-22 Mei lalu, kepolisian sudah menetapkan sejumlah tersangka. Mulai dari tataran pelaku kerusuhan, pihak yang kedapatan membawa diduga senjata api ilegal hingga dugaan pengatur skenario pembunuhan empat tokoh dan satu direktur lembaga survei.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kapolri Akui Tak Nyaman Usut Kasus Makar Libatkan Kivlan Zen
Kapolri Pilih Gandeng Komnas HAM Ketimbang Bentuk TGPF Demo 22 Mei
Komnas HAM Minta Polri Beri Akses Keluarga Bertemu Pelaku Kerusuhan 22 Mei
Panglima Sebut Kivlan Zen & Soenarko Jadi Tersangka Tak Ganggu Soliditas TNI-Polri
Komnas HAM Siap Gabung TGPF Kerusuhan 22 Mei
Kapolri Duga Ada Pengguna Senjata Selain Kelompok Kivlan di Kerusuhan 22 Mei
Kapolri Tito: Polri Tidak Pernah Bilang Dalang Kerusuhan Kivlan Zen

(mdk/lia)