Adik Nazaruddin Mangkir Lagi, KPK Jadwalkan Pemeriksaan Ulang 17 Juli

PERISTIWA | 15 Juli 2019 20:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Adik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin yakni Muhajidin Nur Hasyim, mangkir lagi dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diperiksa terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan tidak ada keterangan apapun yang disampaikan oleh Muhajidin atas ketidakhadirannya. "Pemeriksaan dijadwalkan ulang Rabu, 17 Juli 2019," tutur Febri saat dikonfirmasi, Senin (15/7).

Muhajidin sendiri diperiksa sebagai saksi atas tersangka Indung, anak buah Bowo Sidiq yang juga petinggi PT Inersia. Muhajidin juga tidak hadir dalam pemeriksaan penyidik Jumat 5 Juli 2019 lalu. Dia pun mangkir tanpa keterangan.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bowo Sidik Pangarso sebagai tersangka kasus dugaan suap jasa pengangkutan antara PT. Humpuss Transportasi Kimia dengan PT. Pupuk Indonesia Logistik (Pilog).

Selain Bowo, KPK juga menjerat dua orang lainnya yakni Marketing Manager PT. Humpuss Transportasi Kimia (PT. HTK) Asty Winasti, dan pegawai PT. Inersia bernama Indung.

KPK menduga ada pemberian dan penerimaan hadiah atau janji terkait kerja sama pengangkutan bidang pelayaran menggunakan kapal PT HTK tersebut.

Dalam perkara ini, Bowo Sidik diduga meminta fee kepada PT Humpuss Transportasi Kimia atas biaya angkut yang diterima sejumlah USD 2 per metric ton. Diduga, Bowo Sidik telah menerima suap sebanyak tujuh kali dari PT Humpuss.

Total, uang suap dan gratifikasi yang diterima Bowo Sidik dari PT Humpuss maupun pihak lainnya yakni sekira Rp 8 miliar. Uang tersebut dikumpulkan Bowo untuk melakukan serangan fajar di Pemilu 2019.

KPK sendiri juga tengah menelusuri suap yang diterima Bowo Sidik Pangarso berkaitan dengan DAK. Dalam mengusut kasus ini, KPK pernah memeriksa anggota Komisi VII DPR Muhamad Nasir.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Baca juga:
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Adik Nazaruddin Terkait Kasus Gatifikasi Bowo Sidik
Terkait Kasus Bowo Sidik, KPK Cegah Jesica ke Luar Negeri
KPK akan Periksa Nazaruddin dan Adiknya Terkait Kasus Bowo Sidik
Bupati Kepulauan Meranti Disidik KPK Terkait Kasus Bowo Sidiq
Anak Buah Bowo Sidik Pangarso Bersaksi di Sidang Asty Winasti

(mdk/ray)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com