Agar Hemat, Tenaga Medis di Samarinda Pakai Jas Hujan

Agar Hemat, Tenaga Medis di Samarinda Pakai Jas Hujan
PERISTIWA | 8 April 2020 06:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tenaga medis di sejumlah rumah sakit di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), masih ada yang menggunakan jas hujan sebagai Alat Pelindung Diri (APD) saat menangani pasien. Meski bukan pasien Covid-19, penggunaan jas hujan dilakukan agar hemat.

Dari pantauan di sejumlah rumah sakit, petugas medis, baik dokter maupun perawat untuk sementara menggunakan jas hujan yang terbuat dari plastik. Penggunaan jas hujan sekali pakai ini digunakan untuk pasien yang bukan suspek Covid-19.

Di rumah sakit rujukan seperti RSUD AW Syahranie, penggunaan jas hujan juga dipakai di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Meski stok APD masih cukup, untuk pasien bukan suspek Covid-19 masih menggunakan jas hujan.

"Kalau saat ini ya baju hazmat itu ada, di IGD sendiri ada 30-an baju itu, tapi kami pakai untuk pasien kategorinya suspek Covid-19," kata seorang perawat IGD RSUD AW Syahranie, Maisarah, Selasa (7/4).

Berbeda dengan rumah sakit swasta, ketersediaan APD masih sangat minim. Meski bukan rumah sakit rujukan, rumah sakit ini masih menjadi pilihan masyarakat untuk pemeriksaan kesehatan.

Terkadang, pasien dengan gejala klinis dan datang dari daerah zona merah Covid-19 masih memeriksakan diri di rumah sakit swasta ini. Sehingga dokter maupun tenaga medis lainnya tak punya perlindungan yang memadai untuk memeriksa pasien, sebelum dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19.

Di RS SMC misalnya, petugas medis di ruang IGD menggunakan jas hujan untuk penanganan pasien gawat darurat. Hal ini dilakukan karena memang stok APD habis sama sekali.

"Untuk sementara sih kita APD-nya masih menggunakan jas hujan, karena adanya ini dulu," kata dr Mirza, dokter di RS SMC.

Tak berbeda dengan RS Siaga Almunawaroh yang juga menggunakan jas hujan untuk pasien bukan Covid-19. Pilihan ini dilakukan karena APD masih sangat langka.

"Para tenaga medis yang ada banyak menggunakan jas hujan. Jadi penggantinya jas hujan plastik, sehingga sekali pakai buang," kata Nadila, staf bagian SDM RS Siaga.

Baca Selanjutnya: Di Rumah Sakit Hermina Samarinda...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami