Air Bengawan Solo Kembali Tercemar Ciu, PDAM Hentikan Operasional

PERISTIWA | 11 September 2019 12:46 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Toya Wening Solo kembali menghentikan operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Rabu (11/9). Penyebabnya adalah air baku dari Sungai Bengawan Solo yang digunakan kembali tercemar limbah etanol home industri ciu dari kawasan hulu sungai limbah etanol home industri ciu.

PDAM Solo sempat 5 hari beroperasi, setelah kejadian yang sama Kamis pekan lalu. Petugas PDAM, mengetahui air baku tercemar limbah ciu saat melakukan pemantauan di Sungai Bengawan Solo. Kondisi air terlihat hitam dan bau alkohol.

"Petugas kami sudah melakukan pengecekan tadi. Jadi mulai pukul 07.00 WIB pagi ini, kami hentikan operasional IPA Semanggi karena air baku tercemar limbah ciu," ujar Direktur Teknik Perumda Toya Wening, Tri Atmaja Sukomulyo, Rabu (11/9).

Penghentian operasi IPA Semanggi, dikatakannya, sudah dua kali lakukan. Sebelumnya IPA Semanggi berhenti beroperasi total Kamis (5/9) dan kembali beroperasi pada Jumat (6/9).

"Kami akan melakukan pemantauan kondisi Sungai Bengawan Solo. Kita berharap berhentinya IPA Semanggi ini tidak berlangsung lama," pungkas dia. (mdk/eko)

Baca juga:
Bengawan Solo Tercemar Ciu, PDAM Hentikan Produksi Air Bersih
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Miliar untuk Produksi Air Bersih di Sumsel
Kemarau Panjang, 5 Waduk dan 41 Embung di Sragen Mengering
Intrusi Air Laut bikin Kadar Garam Sungai Mahakam Naik, PDAM Samarinda Setop Produksi
30 Desa di Pati Kekeringan, Warga Cari Sumber Air ke Sawah
Mendagri Sebut 1.097 BUMD Air Minum di Seluruh Indonesia Rugi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.