Air Danau Toba Kotor, Lomba Triatlon Internasional Terancam Gagal

PERISTIWA | 5 September 2019 23:04 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Rencana untuk menyelenggarakan sport tourism di Danau Toba terancam gagal. Panitia even internasional itu menolak cabang renang, karena air danau terbesar di Asia Tenggara ini dinilai masih perlu dibersihkan.

"Triatlon? Renangnya yang mereka tidak mau. Lari, sepeda, dia mau. Begitu dia (panitia) cek airnya, harus perlu dibersihkan dulu si air itu," kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Medan, Rabu (4/9).

Namun, Edy tidak merinci apa yang harus dibersihkan dari Danau Toba. "Saya belum tanya secara pasti apa dia itu, yang pastinya kurang-kurang bersih," sebut mantan Pangkostrad ini.

Masalah lingkungan memang masih menjadi isu di seputar Danau Toba, selain wisata halal yang ramai dibicarakan belakangan ini. Sejumlah perusahaan besar masih beroperasi di sana, termasuk yang memiliki keramba jaring ampung (KJA). Selain itu, masih banyak hotel yang tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Sementara Direktur Utama (Dirut) Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo, saat ditanya wartawan mengenai penyelenggaraan triatlon yang terancam gagal karena air Danau Toba kotor, justru balik bertanya, "Kata siapa?" Saat disebutkan Gubernur Sumut yang membeberkannya, Arie tak lagi menjawab.

Even triatlon merupakan salah satu kegiatan besar yang direncanakan digelar di Danau Toba. Kegiatan ini digadang-gadang akan melibatkan atlet internasional dan akan dilaksanakan tahun ini atau tahun depan. Namun rencana itu terancam buyar jika air Danau Toba belum juga bersih. (mdk/bal)

Baca juga:
Demo Gubernur Sumut, Mahasiswa Tolak Konsep Wisata Halal di Danau Toba
VIDEO: Bertemu Luhut, Grab Bakal Garap Pariwisata Danau Toba
Temui Luhut, Bos Grab Bakal Buka Layanan Paket Wisata di Danau Toba
Pemerintah Bakal Perluas Tano Ponggol Jadi seperti Terusan Suez
Mimpi Jokowi Jadikan Taman Bumi Kaldera Toba Diakui UNESCO
Presiden Jokowi Nilai Kawasan Danau Toba Berpotensi Tarik Investasi Super Besar

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.