Air PDAM keruh akibat gempa, warga Mataram manfaat air sungai dan sumur

PERISTIWA | 7 Agustus 2018 11:38 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Gempa bumi 7 skala richter (SR) yang terjadi Minggu dini hari kemarin menyebabkan air dari PDAM keruh. Alhasil warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memanfaatkan air sungai dan air sumur untuk kebutuhan memasak, mencuci dan mandi.

"Sejak Minggu malam (5/8), air PDAM keruh bahkan bisa dikatakan sangat keruh sehingga tidak bisa kita gunakan untuk memasak ataupun mandi," kata Rumisah (35) salah satu pelanggan PDAM Giri Menang Mataram di Mataram, Selasa (7/8). Dikutip dari Antara.

Dengan kondisi air seperti itu, warga yang tidak memiliki sumur terpaksa harus turun ke sungai mengambil air bersih untuk kebutuhan memasak, mencuci dan mandi.

"Untungnya, rumah kami dekat dengan Sungai Jangkuk dan memiliki sumber mata air cukup bersih sehingga saya dan warga lainnya bisa memanfaatkan mata air ini untuk kebutuhan sehari-hari, sambil menunggu kondisi air dari PDAM kembali jernih," katanya.

Sementara, warga lainnya yang menjadi pelanggan PDAM dan masih memiliki air sumur, mereka menggunakan air sumur sehingga masyarakat yang rumahnya jauh dari sungai bisa memanfaatkan air sumur tetangganya.

"Dalam hal ini, kami tidak bisa komplain ke PDAM karena penyebabnya murni bencana alam. Kita sabar saja, apalagi masih banyak korban lainnya yang kesulitan mendapatkan air," katanya.

Direktur Utama PDAM Giri Menang Mataram Lalu Ahmad Zaini yang dikonfirmasi tidak menampik, bahwa salah satu dampak dari gempa bumi 7 SR Minggu malam adalah keruhnya sumber mata air PDAM hampir pada semua titik.

"Biasanya 5 sampai 10 jam air sudah mulai jernih, tetapi karena adanya gempa susulan air kembali keruh," katanya menjelasakan.

Namun demikian, berdasarkan hasil pantauan terakhir hari di sejumlah sumber mata air PDAM, sudah mulai jernih sehingga air yang ke pelanggan juga bisa segera jernih.

"Harapannya, tidak ada gempa susulan lagi agar semua masyarakat kota dapat menikmati air bersih kembali," katanya.

Baca juga:
Menara seluler sementara dibangun di Lombok usai diguncang gempa 7 Skala Richter
Evakuasi warga dan turis asing di Lombok Utara ditargetkan selesai hari ini
Serat optik Telkom mengalami gangguan pasca gempa NTB
Menko Puan minta penanganan korban gempa Lombok dilakukan cepat
Dua alat berat dikerahkan evakuasi jemaah masjid korban gempa di NTB

(mdk/cob)