Airlangga: Banyak Pengunjung Masuk Mal Tanpa Scan Aplikasi PeduliLindungi

Airlangga: Banyak Pengunjung Masuk Mal Tanpa Scan Aplikasi PeduliLindungi
Airlangga Hartarto. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 4 Juli 2022 14:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap beberapa mal atau pusat perbelanjaan tak lagi ketat menerapkan protokol kesehatan. Khususnya, dalam menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Dia menyebut banyak pengunjung yang masuk ke dalam mal, namun tak melakukan scan barcode PeduliLindungi. Padahal, pengunjung mal diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Kita lihat di beberapa mal tidak seketat sebelumnya, jadi saya memonitor di beberapa mal dan beberapa kegiatan itu, aplikasinya barcodenya ada, tapi banyak pengunjung yang masuk (mal) tanpa scan," jelas Airlangga di Kantor Presiden Jakarta, Senin (4/7).

Dia menekankan bahwa penggunaan aplikasi PeduliLindungi di tempat-tempat umum seperti, mal, restoran, hingga bioskop harus diperketat. Airlangga juga mengingatkan agar masyarakat memakai masker, terutama saat di dalam ruangan.

"Ini saya pikir sudah menjadi catatan dan menjadi yang utama, kan ke mal, restoran sekolah, bioskop yang lain itu tetap diperkekat, dan di luar pun kalau jaraknya dekat silakan menggunakan masker," ujarnya.

Airlangga mengingatkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga meminta agar penerapan aplikasi PeduliLindungi diperketat. Terlebih, saat ini kasus Covid-19 melonjak dan pandemi belum usai.

"Tadi Bapak Presiden mengingatkan bahwa aplikasi PeduliLindungi di berbagai tempat untuk terus diperketat. Jadi tidak boleh kendor, karena beberapa tempat termonitor agak kendor," tutur dia.

"Jadi ini yang harus ditingkatkan lagi, karena tadi diingaktan beberapa negara masih tinggi, jadi pandemi belum usai," sambung Airlangga.

Reporter: Lizsa Egeham/Liputan6.com (mdk/rnd)

Baca juga:
Menko Airlangga: Pandemi Belum Berakhir
Jokowi: Puncak Kasus Covid-19 Diprediksi Minggu Kedua atau Ketiga Juli Ini
Pemerintah: Pandemi Belum Usai, Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan
Menkes Sebut 100 Persen Kasus Covid-19 di Jakarta Omicron BA.4 dan BA.5
Airlangga Ingatkan Kegiatan Keramaian Wajib Vaksin Booster
Menkes: Kenaikan Kasus Covid-19 karena Terlalu Melonggarkan Protokol Kesehatan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini