Airlangga Cek Penanganan Covid-19 dan Pelaksanaan Vaksinasi di Papua Barat

Airlangga Cek Penanganan Covid-19 dan Pelaksanaan Vaksinasi di Papua Barat
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. ©2021 Antara
NEWS | 3 September 2021 19:03 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi Kota Sorong untuk melakukan monitoring dan evaluasi langsung penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Papua Barat. Airlangga menijau lokasi Isolasi Terpusat (Isoter) Terapung KM Sirimau di Pelabuhan Sorong. Dia didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Pemerintah telah menyiapkan fasilitas ini. Saya berharap masyarakat dapat maksimal memanfaatkannya. Di Isoter Terapung KM Sirimau ini penanganannya sudah baik dan saya berharap semua kota bisa mengikuti best practice yang ada di Kota Sorong,” kata Airlangga dalam siaran persnya, Jumat (3/9).

Isoter yang dioperasikan di atas laut ini menggunakan kapal yang tidak sedang beroperasi. Dengan ditangani oleh 2 dokter serta 8 perawat dan dukungan penuh dari TNI dan Polri, pada KM Sirimau disiapkan sebanyak 160 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Selain memanfaatkan fasilitas keberadaan kapal, udara yang mengandung klorin dalam isoter terapung bisa menstilmulus dan mempercepat kesembuhan.

Airlangga menyapa para pasien yang sedang melakukan isolasi. Dia memastikan bahwa pelayanan yang didapatkan oleh pasien tersebut maksimal dan sesuai standar. Selain itu, Airlangga memberikan bantuan berupa sembako dan masker kepada para tenaga kesehatan, tenaga keamanan, dan tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Sorong.

“Adanya tempat isolasi dengan konsep ini menarik antusiasme masyarakat untuk mau di isolasi secara terpusat sehingga menyebabkan semakin banyak pasien Covid-19 yang terpantau dan mendapat pelayanan kesehatan maksimal dari masyarakat,” ujarnya.

Sejak semakin membaiknya penanganan Covid-19 di Kota Sorong, tercatat 5 orang pasien Covid-19 yang masih dirawat di KM Sirimau pada awal September ini. Dua speedboat disiapkan untuk mobilisasi tenaga kesehatan dan pasien serta pengangkutan logistik.

Selain mengunjungi lokasi Isoter Terapung, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini melanjutkan kunjungan dengan meninjau sentra vaksinasi yang ditargetkan bagi 1.000 orang warga Kota Sorong. Khusus untuk Provinsi Papua Barat, 203 ribu warga telah divaksin dosis pertama atau mencapai 25,67%. Di wilayah barat Pulau Papua ini, Kabupaten Manokwari menjadi yang tertinggi pencapaiannya hingga 45,86%.

“Secara nasional, lebih dari 100 juta dosis telah disuntikkan. Di bulan Agustus dan September ini datang 70 juta dosis vaksin. Saya berharap vaksinasi bisa dipercepat, khususnya di Provinsi Papua Barat. Apalagi didukung oleh TNI, Polri, dan Bidan. Vaksinasi bisa dipercepat penyuntikannya termasuk untuk Ibu hamil dan anak-anak usia 12-17 tahun,” ujar Airlangga.

Airlangga yang didampingi Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Wali Kota Sorong Lambert Jitmau optimis aktivitas masyarakat di Papua Barat akan segera kembali pulih.

“Di Provinsi Papua Barat sudah ada Isoter Terapung, ada juga sentra vaksin untuk masyarakat dan anak-anak. Saya lihat antusiasnya. Jika antusiasme ini terus dijaga, saya optimis Provinsi Papua Barat secara keseluruhan dapat membaik dan konsisten menjadi kelompok wilayah zona hijau atau zonasi risiko rendah Covid-19,” pungkas Airlangga. (mdk/ray)

Baca juga:
Menko Airlangga: Pengusaha Wanita Berperan Besar dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
Menko Airlangga: Inflasi Inti Agustus yang Meningkat Hal Positif
Menko Airlangga Minta Pemda Lakukan Inovasi Kebijakan Hadapi Pandemi
Menko Airlangga: Swasta Harus Bantu Pemerintah Tutup Peluang Korupsi
Menko Airlangga: Bansos Beras dan Subsidi Upah Sudah Tersalurkan 100 Persen

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami