Ajudan Positif Corona, Wagub Sumut Berstatus ODP dan Lakukan Karantina Mandiri

Ajudan Positif Corona, Wagub Sumut Berstatus ODP dan Lakukan Karantina Mandiri
PERISTIWA | 28 Maret 2020 11:50 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, memeriksakan diri setelah ajudannya dinyatakan positif Covid-19. Dia melaksanakan prosedur karantina diri sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumatera Utara, Aris, mengonfirmasi bahwa ajudan Musa Rajekshah positif Covid-19. Dia kini dirawat di RSUP H Adam Malik.

Sejumlah orang yang pernah kontak dengan sang ajudan pun telah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. "Protokol penanganannya memang demikian jika kita merupakan close contact PDP konfirmasi," ungkap Aris, Jumat (27/3) malam.

Sementara Musa Rajekshah pun telah sudah melakukan pemeriksaan diri. Namun hasilnya masih menunggu pemeriksaan di laboratorium Balitbang Kementerian Kesehatan RI.

Aris tidak menampik, Musa Rajekshah masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) karena dia termasuk berkontak erat dengan ajudannya. Dia telah melakukan karantina mandiri.

"Kita apresiasi Pak Wagub telah memberi contoh yang sangat baik terkait hal ini. Kita harus tetap waspada. Ini pandemi global, siapa pun bisa terkena," imbuh Aris.

Kabar mengenai ajudan berinisial O itu positif beredar luas di kalangan wartawan setelah dia mem-posting-nya di Instagram pribadi. Namun, pihak Pemprov Sumut belum memberikan keterangan resmi.

Musa Rajekshah sendiri sudah lama tidak melakukan kegiatan di publik. Terakhir dia meninjau RS GL Tobing yang dipersiapkan sebagai pusat rujukan pasien Covid-19 di Sumut pada Kamis (19/3) pagi.

Sementara Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, tetap muncul di publik setelah dinyatakan negatif Covid-19 pasca-mengikuti ratas di Istana Negara bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang mengidap Covid-19. Mantan Pangkostrad ini masih melakukan rapat dengan pimpinan rumah sakit di rumah dinas Gubernur Sumut, Jumat (27/3) kemarin. (mdk/cob)

Baca juga:
Mulai 1 April, Angkasa Pura II Lakukan Pembatasan Layanan di Bandara Soekarno-Hatta
Pakar Kesehatan AS Sebut Sumber Virus Corona di Italia Dari Turis China
Cegah Penyebaran Covid-19, Apkasi Imbau Warga Jangan Pulang Kampung Dulu
Rupa-Rupa Masker Tak Biasa untuk Tangkal Corona
Kemendikbud Realokasi Anggaran Rp405 M untuk Penanganan Covid-19
Seorang ODP di Aceh Sempat Berkeliaran dan Diduga Ditolak RSUD

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami