Ajukan Justice Collaborator, Robin Pattuju Disinggung Pimpinan KPK Soal Ubah BAP

Ajukan Justice Collaborator, Robin Pattuju Disinggung Pimpinan KPK Soal Ubah BAP
Sidang lanjutan terdakwa Stepanus Robin Pattuju. ©2021 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
NEWS | 25 November 2021 16:41 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju mengajukan permohonan justice collaborator (JC) dalam kasus dugaan suap penanganan perkara korupsi KPK. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut, pihaknya akan melihat konsistensi Robin dalam persidangan.

"Karena jaksa kan pasti melihat proses persidangan seperti apa sikap yang bersangkutan," ujar Alex di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/11).

Menurut Alex, Robin memiliki hak sebagai terdakwa untuk mengajukan permohonan sebagai saksi pelaku yang bekerjasama dengan penegak hukum. Menurut Alex, permohonan JC Robin bisa diterima dengan berbagai syarat sesuai ketentuan hukum. Salah satunya bukan pelaku utama dalam perkara tersebut.

"Apakah keterangannya itu konsisten dengan persidangan misalnya kan beberapa malah yang bersangkutan mencabut kalau enggak salah ya berita acara pemeriksaannya," kata Alex.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan tim lembaga antirasuah akan mempertimbangkan permohonan JC mantan penyidik KPK asal Polri tersebut. Ali menyatakan KPK bakal bijak menyikapi permohonan tersebut.

"Tim jaksa KPK maupun majelis hakim tentu akan mempertimbangkan secara komprehensif seluruh fakta-fakta dalam persidangan tersebut," kata Ali Fikri, Selasa, 23 November 2021.

Reporter: Fachrur Rozie (mdk/gil)

Baca juga:
Novel Baswedan Ungkap Aturan Lili Pintauli Harusnya Terancam Pidana
Wakasatreskrim Semarang Diselisik soal Kedekatan Azis Syamsuddin dan Penyidik Robin
KPK Masih Cari Bukti Keterlibatan Azis Syamsuddin Dalam Kasus Suap DAK Lampung
Maskur Husain Dijanjikan Azis Syamsuddin Rp300 Juta, Baru Ditransfer Robin Rp200 Juta
Kasus Azis Syamsuddin, KPK Panggil Wakasat Reskrim Polres Semarang
Ajukan JC, Maskur Husain Berdalih Uang dari Eks Walkot Tanjung Balai 'Fee' Pengacara

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami