Akhir Bulan Ini Express Air Buka Penerbangan Banyuwangi-Banjarmasin

PERISTIWA » BANYUWANGI | 16 Juli 2019 17:40 Reporter : Ulil Albab

Merdeka.com - Maskapai Penerbangan Express Air tertarik untuk membuka penerbangan baru rute Banjarmasin- Banyuwangi. Rute penerbangan domestik ini diharapkan bisa menguatkan kunjungan pariwisata dan menguatkan konektivitas antar pulau, khususnya Jawa dan Kalimantan.

Direktur Komersial Express Air, Fanny Andri mengatakan, rute baru Banyuwangi-Banjarmasin saat ini sudah mengantongi slot time di Bandara Banyuwangi, dan rencananya bakal terbang perdana pada akhir bulan Juli 2019. Selain Banyuwangi, Express Air juga bakal membuka rute penerbangan di Yogyakarta.

"Sasarannya Banyuwangi dan sekitarnya sehingga bisa memangkas waktu perjalanan. Sudah ada slot. Rencana akhir bulan ini di Banyuwangi, dan Yogyakarta bulan depan," kata Fanny di Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Selasa (16/7).

Fanny mengatakan, penerbangan Banjarmasin-Banyuwangi diharapkan bisa menguatkan sektor pariwisata dan mempercepat mobilitas masyarakat ke Banjarmasin.

"Pada dasarnya kami di Banyuwangi ingin membuka rute baru dan menggali potensi baru minimal mobilisasi masyarakat Banjarmasin dan Banyuwangi bisa terpenuhi dan mencoba mencari dan menarik wisatawan sebanyak mungkin masuk ke Banyuwangi," katanya.

Penerbangan Banjarmasin-Banyuwangi, Express Air bakal menggunakan pesawat Boeing 737 500 dan 300. Sementara slot time penerbangan Banyuwangi-Banjarmasin direncanakan berlangsung sebanyak tiga kali dalam sepekan.

"Untuk awal kita seminggu tiga kali, jika nanti pertumbuhan pasar ada kita akan buka daily (perhari) ke Banjarmasin. Dalam evaluasi 3 bulan pertama. Mudah-mudahan ini akan menolong waktu dan biaya untuk perjalanan," katanya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan, penerbangan Banjarmasin-Banyuwangi bakal memiliki prospek yang bagus untuk kedua daerah, apalagi Banjarmasin juga diproyeksikan menjadi Ibukota negara yang baru.

"Apalagi Banjarmasin salah satu yang dipilih sebagai calon ibu kota yang baru dan lain-lain. Termasuk pusat pertumbuhan di luar Jawa cukup tinggi dan orang Banyuwangi, Jawa, cukup banyak di sana. ke depan ini pasti banyak efeknya untuk Banyuwangi maupun Banjarmasin," kata Anas.

Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Banyuwangi, Anton Marthalius menambahkan, peluang untuk rute baru (virgin route) di Bandara Internasional Banyuwangi masih sangat terbuka.

"Dari slot time Bandara Banyuwangi masih berpotensi menerima penerbangan baru. Untuk mencari virgin route ini memang agak sulit karena membutuhkan bantuan, kami lihat potensi itu sangat besar," kata Anton.

Saat ini penerbangan di Bandara Internasional Banyuwangi, kata Anton sebanyak 5-7 kali take off dan landing. Harapannya adanya Express Air bisa menambah frekuensi hingga 9 kali take off dan landing.

"Ditambah lagi nanti ke Balikpapan, Denpasar, dan Manado, akhir bulan oleh Citilink akan menambah frekuensi ke arah sana," katanya.

(mdk/hhw)