Aksi Buang Bangkai Babi Masih Terjadi di Sumatera Utara

PERISTIWA | 26 November 2019 02:04 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Aksi pembuangan bangkai babi masih terjadi di Medan, Deli Serdang dan sekitarnya. Kali ini bangkai babi ditemukan di tepi Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, Sunggal, Deli Serdang.

Bangkai seekor babi itu ditemukan warga sekitar kemudian dilaporkan kepada aparat setempat.

"Ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB lewat tadi. Belum tahu siapa yang membuangnya," kata Kepala Dusun II Desa Helvetia, Agus Sutikno, Senin (25/11).

Warga sekitar sebenarnya sudah mengantisipasi aksi pembuangan bangkai anjing secara sembarangan. Mereka patroli di sekitar tempat tinggalnya.

"Tapi kita patroli malam hari. Malam aman, tapi ternyata (bangkai) dibuang siang hari," tuturnya.

Agus mengimbau agar para pemilik ternak babi tidak membuang bangkai peliharaannya dengan cara sembarangan. "Itu meresahkan. Mohon kerja samanya," ujarnya.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan dua pembuang bangkai babi di Sunggal. Sejumlah peternak juga diperiksa karena diduga terlibat pembuangan bangkai babi itu.

Kasus pembuangan bangkai babi ini meresahkan warga Medan dan Deli Serdang sekitarnya. Kejadian ini bersamaan dengan wabah hog cholera atau kolera babi merebak di sejumlah daerah di Sumut. Ribuan babi yang terjangkit penyakit ini dilaporkan mati. (mdk/fik)

Baca juga:
Wabah Hog Cholera Meluas di Sumut, 10.298 Ekor Babi Mati
Satu Lagi Pembawa Bangkai Babi di Deli Serdang Ditangkap Polisi
Babi Mati Akibat Virus Hog Cholera di Sumatera Utara Capai 9.421
Pembuang Bangkai Babi Ditangkap di Deli Serdang, Berdalih Diupah untuk Menguburkan
Nelayan di Deli Serdang Minta Pembuang Bangkai Babi di Sungai Ditindak
Bangkai Babi Bikin Susah Nelayan Deli Serdang, Warga Enggan Makan Ikan

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.