Aksi #GejayanMemanggil 2, Massa Mulai Berkumpul

Aksi #GejayanMemanggil 2, Massa Mulai Berkumpul
PERISTIWA | 30 September 2019 14:41 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Aksi demonstrasi #GejayanMemanggil 2 digelar di Yogyakarta, Senin (30/9). Aksi demonstrasi ini merupakan aksi lanjutan dari #GejayanMemanggil yang sebelumnya digelar di simpang tiga Gejayan, Kabupaten Sleman pada Senin, (23/7) yang lalu.

Berdasarkan pengamatan Merdeka.com di lapangan, saat ini massa mulai berdatangan dan berkumpul di simpang tiga Gejayan. Massa mulai berdatangan sekitar pukul 14.00 WIB.

Massa mulai berdatangan dari dua titik kumpul. Dua titik kumpul ini adalah Bundaran UGM dan UIN Sunan Kalijaga.

Menurut Humas Aliansi Rakyat Bergerak yang merupakan inisiator #GejayanMemanggil 2, Nailendra aksi diikuti oleh berbagai elemen masyarakat seperti mahasiswa, buruh, aktivis, jurnalis, petani dan pelajar.

Nailendra mengatakan dalam tuntutannya, ada sembilan tuntutan yang akan disampaikan. Kesembilan tuntutan ini merupakan kondisi saat ini.

Kesembilan tuntutan yang diajukan #GejayanMemanggil 2 ini adalah:

1. Hentikan segala bentuk represi dan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat.

2. Tarik seluruh komponen militer, usut tuntas pelanggaran HAM, buka ruang demokrasi seluas-luasnya di Papua.

3. Mendesak pemerintah pusat untuk segera menanggulangi bencana dan menyelamatkan korban, tangkap dan adili pengusaha dan korporasi pembakar hutan, serta cabut HGU dan hentikan pemberian izin baru bagi perusahaan besar perkebunan.

4. Mendesak Presiden untuk menerbitkan Perppu terkait UU KPK.

5. Mendesak Presiden untuk menerbitkan Perppu terkait UU sistem budidaya pertanian berkelanjutan.

6. Mendesak pengesahan RUU penghapusan kekerasan seksual.

7. Merevisi pasal-pasal yang dianggap bermasalah dalam RKUHP dan meninjau ulang pasal-pasal tersebut dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sipil.

8. Menolak RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, dan RUU Minerba.

9. Tuntaskan pelanggaran HAM dan HAM berat serta adili penjahat HAM. (mdk/bal)

Baca juga:

Jokowi Persilakan Mahasiswa Unjuk Rasa Tetapi Jangan Rusuh dan Anarkis

Wiranto Tegaskan Tak Boleh Ada Upaya Penggagalan Pelantikan DPR dan Presiden

Tolak Dialog di Dalam Gedung, Demonstran Adu Mulut dengan Ketua DPRD NTB

Demo Mahasiswa, Gubernur Anies Kirim Ambulans Dikawal Satpol PP

Jaga Aksi Demontrasi, Kapolda Sultra Baru Pastikan Tak Ada Peluru Tajam dan Karet

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami