Aksi Tanggap Corona, Kemenhan Kerja Sama dengan PMI Gelar Donor Darah

Aksi Tanggap Corona, Kemenhan Kerja Sama dengan PMI Gelar Donor Darah
PERISTIWA | 21 Maret 2020 01:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Pertahanan RI bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia DKI Jakarta mengadakan kegiatan Donor Darah dalam rangka Aksi Tanggap COVID-19 di Aula Urip Sumohardjo, Kemenhan RI, Jakarta.

Kepala Biro Kemhan Brigjen TNI Totok Sugiharto mengatakan, donor darah yang diambil dari para pegawai Kemhan dilaksanakan secara sukarela. Darah yang sudah didonorkan akan disimpan di bank darah.

"Dalam kondisi pandemi Covid-19 Kemhan akan terus berupaya untuk melakukan hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat, salah satu cara yang kami pilih adalah dengan aksi donor darah," kata Totok dalam keterangannya, Jumat (20/3).

Dia menyebut imbauan social distancing akibat merebaknya corona akan berdampak terhadap ketersediaan darah. Untuk itu, aksi ini diharapkan mampu membantu menjaga stok darah oleh PMI.

"Aksi donor darah Kemhan ini diharapkan bisa membantu PMI dalam rangka menjaga ketersediaan darah yang sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat," ungkap Totok.

Menurutnya, donor darah ini memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan produksi sel darah merah. Hal ini karena saat melakukan donor, sel darah merah akan berkurang. Sumsum tulang belakang pun akan segera memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan yang hilang.

"Dengan rutin melakukan donor darah, maka tubuh akan terpicu untuk melakukan pembentukan darah baru yang segar. Melalui sirkulasi sel darah yang rutin tentunya akan membantu tubuh meningkatkan kekebalan dari berbagai serangan virus termasuk virus corona," pungkasnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengimbau warga bisa tetap mendonorkan darahnya kepada yang membutuhkan meskipun di tengah wabah virus corona.

"Dewasa ini kita merasakan semua bahwa wabah virus corona telah mulai mewabah di dunia ini dan tanah air. Tapi disamping itu penyakit lainnya, seperti demam berdarah, Thalasemia atau juga kebutuhan transfusi darah lainnya, tetap juga kita butuhkan. Perlu kami tegaskan, bahwa donor darah itu, tidak menyebabkan adanya hubungannya dengan virus corona," kata JK dalam keterangannya. (mdk/ray)

Baca juga:
Sri Mulyani: Belanja Barang Kementerian Pertahanan Meningkat Tajam di Februari 2020
Waspada Corona, Kendaraan dan Orang Mau Masuk Kemenhan Disemprot Disinfektan
Tak Ikut Ratas dengan Presiden, Prabowo Ada Kegiatan Internal Kemenhan
Cegah Penyebaran Corona, Kemenhan Minta Pegawai Dinas di Rumah
Daftar Belanja Alutsista Prabowo

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami