Alasan Komnas HAM Tak Masuk TGPF Penembakan Intan Jaya Papua

Alasan Komnas HAM Tak Masuk TGPF Penembakan Intan Jaya Papua
PERISTIWA | 2 Oktober 2020 15:20 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Menkopolhukam Mahfud MD membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) peristiwa kekerasan dan penembakan di Kabupaten Intan Jaya, Papua pada tanggal 17-19 September 2020 lalu. Namun, perwakilan Komnas HAM tidak dilibatkan dalam struktur keanggotaan TGPF itu.

Mahfud menjelaskan, alasan Komnas HAM tidak masuk dalam TGPF karena khawatir ada anggapan pemerintah mengooptasi Komnas HAM dalam menyelidiki kasus penembakan itu. Begitu juga sebaliknya.

"Kami sudah bicara dengan komnas HAM kemarin. Sebenarnya kita ingin bergabung dengan komnas ham utk membentuk tim ini. Tetapi sesudah dipertimbangkan masak-masak, tidak bagus juga kalau kita bergabung dengan komnas ham. Nanti dikira komnas ham dikooptasi oleh pemerintah atau dikira juga pemerintah sudah dikooptasi komnas ham," terangnya saat jumpa pers virtual, Jumat (2/10).

Dia menambahkan, pemerintah ingin menyelesaikan masalah ini dengan sejujur-jujurnya. Dia juga mempersilakan Komnas HAM melakukan penyelidikan juga sesuai undang-undang.

"Kita mau yang sejujur jujurnya maka kita jalan, kita bentuk tim ini tanpa Komnas HAM dan kita mempersilakan Komnas HaM sesuai dengan wewenangnya itu melakukan penyelidikan juga sesuai undang-undang. Dia kan punya wewenang UU juga," ujarnya.

Mahfud menuturkan, dalam TGPF ini juga sudah diisi banyak tokoh masyarakat, pengamat Papua, dan akademisi.

"Jadi ini sudah melalui seleksi yang cukup dalam gitu sampai tadi malam sehingga tadi malam langsung di tanda tangani dan hari ini dirilis," tandasnya.

Baca Selanjutnya: Susunan Keanggotaan TGPF...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami