Alasan Mau Nikah di Jawa Tengah, Pemudik Berhasil Diizinkan Melintas

Alasan Mau Nikah di Jawa Tengah, Pemudik Berhasil Diizinkan Melintas
Pemudik beralasan ingin nikah di Jawa Tengah. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 9 Mei 2021 20:04 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Lukus Aji (26) memohon kepada polisi agar tidak diputarbalik saat di Posko Pengamanan (Pospam) Penyekatan Tanjungpura Karawang, Jawa Barat. Dia beralasan ingin menikah di kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah pada 21 Mei 2021.

"Mau mudik ke Pemalang karena saya mau menikah dengan calon istri saya, kebetulan calon istri saya ini sama-sama orang Pemalang juga. InsyaAllah akad nikahnya pada tanggal 21 Mei mendatang, mudik mau menikah," ungkap Lukus Aji, Minggu (9/5).

Dia akhirnya menjalani pemeriksaan tes antigen yang dilakukan petugas medis. Sebab dia lantaran tidak mengantongi surat bebas Covid-19.

pemudik beralasan ingin nikah di jawa tengah

Petugas akhirnya meloloskan dan mempersilakan Lukus Aji untuk melanjutkan perjalanannya menggunakan kendaraan roda dua.

"Iya hasil tes antigen pemudik yang mau menikah itu, hasilnya negative," ujar Ali, seorang Petugas medis dari Puskesmas Karawang Kota yang bertugas di Pos Sekat Tanjungpura Karawang.

Tutup Jalur Arteri, Pemudik Putar Balik

Sementara itu, aparat Gabungan Satgas Covid-19 Pemkab Karawang melaksanakan penutupan jalur di Jalan arteri Bekasi-Karawang. Ribuan kendaraan pemudik terpaksa harus berputar arah untuk kembali ke daerah asal.

polisi tutup akses jalan alternatif ke karawang

Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra menuturkan, penutupan jalur di pertigaan lampu merah Terminal Tanjungpura itu untuk mengantisipasi terjadinya puncak arus mudik Lebaran.

"Sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 03.30 WIB, sebanyak 1500 sampai 1600 pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4), diputarbalikan oleh petugas yang berjaga. Dan ini masih terus berlangsung yah," ungkap Rama.

Ribuan pemudik yang terus merangsek memaksa Polisi untuk tegas memutar balik ribuan kendaraan dari arah Bekasi menuju arah Cikampek.

"Jadi sudah hampir sangat banyak kendaraan pemudik yang diputarbalikan," ucapnya.

Polisi juga terus memperluas penyekatan mudik dan tidak menutup total seluruh akses yang menuju ke Kabupaten Karawang.

"Hanya beberapa kendaraan yang dapat melintas di penyekatan mudik. Kita screening yah, sesuai dengan aturan yang bisa menunjukan surat antigen negative kemudian dengan surat pengecualian, apakah itu keluarga yang sakit, meninggal, mengantar orang hamil, maupun pekerja harus ada surat tugas dari pimpinannya, ataupun dari kepala desa setempat," jelasnya. (mdk/noe)

Baca juga:
H-3 Lebaran, Polisi-Satpol PP Perketat Penyekatan Tol Cikarang Barat
Istana Bantah Tuduhan Jokowi Mudik yang Beredar di Media Sosial
74.879 Pemudik Diputarbalik di Hari Ketiga Larangan Mudik
Kapolri Ingatkan Daerah Zona Merah Covid-19 Tak Membuka Tempat Wisata
117 Pemudik ke Sintang Dites Swab Antigen, 3 Dinyatakan Positif Covid-19
Wali Kota Tangerang: Sayangi Keluarga dengan Tidak Mudik

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami