Alasan Polisi Kerahkan Ratusan Personel ke Desa Tamilouw Berujung Warga Tertembak

Alasan Polisi Kerahkan Ratusan Personel ke Desa Tamilouw Berujung Warga Tertembak
18 Warga Tamilou Maluku Tengah Tertembak Peluru Polisi. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 8 Desember 2021 14:15 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Belasan warga Desa Tamilouw, Maluku Tengah menjadi korban penembakan aparat kepolisian pada Selasa (7/12) pagi. Penembakan terjadi saat ratusan personel hendak menjemput diduga pelaku perusakan perkebunan di Desa Tamilou, Maluku Tengah yang menyebabkan seorang meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat menjelaskan anggota dibagi ke dalam 11 tim. Alasannya, ada 11 terduga pelaku yang akan dijemput. Perburuan pelaku dipimpin Kapolres Maluku Tengah AKBP Rositah Umasugi. Rositah merupakan putri asli Maluku.

"Jadi yang turun itu bukan hanya anggota Brimob tapi anggota Sabhara dan anggota Polres dan Polsek sekitar yang diambil, jadi memang kemarin itu pasukan yang turun itu lumayan banyak hampir 200 lebih yang turun," katanya kepada merdeka.com, Rabu (8/12).

Roem juga menjelaskan alasan pengerahan ratusan personel hanya untuk menjemput 11 pelaku terduga pelaku perusakan. Bahkan petugas menenteng senjata lengkap.

"Karena memang masyarakat setempat sebelumnya sudah mengancam, 'bahwa jangan coba-coba polisi masuk ke desa mereka'. Ini kan enggak boleh dan penegakan harus ditegaskan enggak bisa hukum kita permainan seperti ini, sehingga kemarin itu dipimpin Kapolres yang juga seorang wanita ibu Rosita dia putri asli Maluku yang kemudian masuk dan berhadapan dengan masyarakat setempat itu," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Gunakan Peluru Karet

Roem menegaskan, sebelum masuk ke desa untuk menyergap pelaku, anggota sudah diingatkan tidak menggunakan peluru tajam. Perihal siapa yang menembak, lanjutnya, dia lokasi ada anggota Brimob maupun Sabhara.

Saat ini sedang diperiksa jenis senjata digunakan hingga melukai warga.

"Tidak ada peluru tajam, kemarin yang luka-luka yang kita lihat walaupun sepintas lewat gambar, ada yang luka ke dada, ada yang luka kena leher. Itu kalau peluru tajam pasti akan mungkin tidak selamat," pungkasnya.

Baca juga:
18 Warga Tertembak, Sekdes Tamilouw Jelaskan Akar Konflik di Desanya
Polda Maluku soal 18 Warga Tertembak: Kalau Peluru Tajam Mungkin Tak Selamat
Banyak Ibu-Ibu jadi Korban Penembakan di Desa Tamilouw, Ini Kata Polda Maluku
Kondisi Warga Desa Tamilouw Maluku Usai Penembakan Polisi, 3 Orang Dirujuk ke Masohi
Kondisi Desa Tamilouw Maluku Usai Insiden Penembakan Polisi, Warga Palang Jalan Poros
Duduk Perkara Belasan Warga Tamilouw Terkena Tembakan Polisi
Propam Turun Tangan Selidiki Belasan Warga Tamilouw Tertembak Polisi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami