Alasan Setneg Tak Izinkan Formula E di Monas: Getaran Berpotensi Merusak

Alasan Setneg Tak Izinkan Formula E di Monas: Getaran Berpotensi Merusak
Monas jadi lintasan formula E 2020. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori
NEWS | 11 Oktober 2021 19:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Faldo Maldini, staf khusus Menteri Sekretaris Negara bidang komunikasi dan media, mengungkap alasan mengapa Monas tidak diizinkan menjadi jalur balap ajang Formula-E. Diketahui, ajang balap mobil tersebut adalah salah satu agenda yang akan dihelat oleh Pemprov DKI pada 2022.

"Lewat diskusi yang mendalam dan dialog yang cukup intensif terkait ini, sampai-lah pembicaraan untuk menggunakan lokasi lain. Mengingat, getaran dan berbagai risiko yang bisa berpotensi merusak cagar budaya Monas," kata Faldo dalam keterangan diterima, Senin (11/10).

Meski pemerintah pusat menyatakan larangannya terhadap penggunaan kawasan Monas, namun Faldo meluruskan, kawasan sekitar seperti Jalan Medan Merdeka masih tetap diperbolehkan.

"Kawasan Medan Merdeka masih tetap dapat digunakan, meliputi Jalan Merdeka Timur, Selatan, Barat sampai dengan putaran balik depan RRI. Tidak ada larangan," tegas Faldo.

Faldo menambahkan, pemerintah pusat terus memantau progres ajang balap mobil tersebut dengan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi DKI. Dia meyakini, semua kemungkinan terbaik akan didukung dalam perhelatan yang rencananya digelar pada 2022 mendatang.

"Semua kemungkinan terbaiklah yang ingin kita capai, terutama terkait lokasi ini," Faldo menandasi.

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Riza Patria tak menampik adanya larangan menggunakan kawasan Monas. Karenanya, pihak Pemprov DKI melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah menyiapkan lima lokasi alternatif untuk ajang balap tersebut.

Namun, politikus Gerindra itu tidak mau merincinya lebih lanjut. Meski dia sempat melontar dua di antaranya, yakni di Senayan dan Pantai Kita Maju Bersama atau pulau reklamasi di Jakarta Utara.

"Nanti kita tunggu ya, sedang dikoordinasikan dari pihak Formula E nanti yang akan datang, untuk memastikan mana yang terbaik dari pilihan-pilihan alternatif yang ada," kata Riza, Jumat 8 Oktober 2021.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
PSI Sebut Rapat Bamus Penjadwalan Ulang Interpelasi Formula E Hanya Dihadiri 2 Fraksi
Setneg Tak Restui Formula E Digelar di Monas
PSI Pastikan Tetap Perjuangkan Interpelasi Formula E
PDIP Soal Rencana Formula E di Pulau Reklamasi: Gubernur Pro Lingkungan atau Tidak?
Lokasi Formula E Pindah, DPRD DKI Sebut Pemprov Tak Punya Perencanaan Matang
Politisi PDIP Minta Jakpro dan Anies Jelaskan Hasil Negosiasi Baru Formula E

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami