Alissa Wahid: Label KKB Papua Sebagai Teroris Memperlebar Jarak Dialog Pemerintah

Alissa Wahid: Label KKB Papua Sebagai Teroris Memperlebar Jarak Dialog Pemerintah
Sekertaris Jenderal Suluh Kebangsaan Alissa Wahid. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo
PERISTIWA | 7 Mei 2021 17:09 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Pelabelan teroris oleh pemerintah terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menuai kritik dari pemerhati hak asasi masyarakat. Langkah pemerintah dianggap memberi jarak lebih luas untuk membangun dialog dengan tokoh di Papua.

Alissa Wahid, putri sulung Presiden Abdurrahman Wahid atau populer dengan nama panggilan Gus Dur, menganggap kacamata yang dipakai pemerintah dalam menyelesaikan konflik di Papua saat ini adalah pendekatan ketakutan.

Dia bercerita, beberapa kali berdiskusi dengan para petinggi negara tentang masalah di Papua, namun mendapat reaksi ketakutan, atau respon yang menggambarkan pendekatan non-bersenjata tidak menghasilkan apa yang diharapkan pemerintah.

"Dari cara pandang, setiap kali saya berdiskusi dengan state actors selalu berhenti di 'di sana enggak bisa kalau pendekatannya begini begitu" kata Alisa dalam diskusi virtual dengan Amnesty International Indonesia, Jumat (7/5).

Alissa menegaskan aparat keamanan memang perlu disiagakan di Papua. Namun, perlakuan aparat terhadap warga sipil Papua perlu dibedakan dengan kelompok separatis.

Alissa menegaskan aparat keamanan memang perlu disiagakan di Papua. Namun, perlakuan aparat terhadap warga sipil Papua perlu dibedakan dengan kelompok separatis.

Pasalnya selama ini Alissa melihat ada perlakuan berbeda oleh negara antara kelompok bersenjata Santoso di Poso, dengan warga Papua.

"Kenapa berbeda sekali pendekatan yang dilakukan kepada kelompok Santoso, tidak menyasar ke sipil. Tapi kok di Papua serba tidak jelas. Ini ada yang berbeda, setiap orang Papua dicurigai," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Gerindra Harap Revisi UU Otsus Akhiri Konflik di Papua
Warga Mengungsi saat TNI-Polri Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga
Mantan Anggota NRFPB Kembali ke NKRI
2 Dari 6 Kelompok Pemberontak di Papua Dipimpin Lekagak Telenggen & Egianus Kogoya
Polda Papua: KKB Pelihara Rasa Takut Warga
Pemerintah Diminta Cabut Label Teroris KKB Papua dan Belajar Dari Konflik Aceh

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami