AM nekat curi besi proyek Tol Cijago buat beli susu anak

AM nekat curi besi proyek Tol Cijago buat beli susu anak
PERISTIWA | 19 Oktober 2015 16:46 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Beralasan ingin membeli susu buat anaknya yang berusia tiga bulan, AM nekat ikut mencuri besi material Tol Cijago bersama satu orang lainnya. Otak pencurian adalah K, yang kini melarikan diri.

Tak tanggung-tanggung, K merencanakan pencurian massal besi itu, bersama 12 pelaku yang merupakan pekerja di proyek Tol Cijago. AM bersama teman-temannya diiming-imingi sejumlah uang oleh K. Namun belum jelas berapa jumlahnya.

"Cuma ditawari uang rokok aja. Uangnya saya mau buat beli susu," kata AM yang memiliki bayi tiga bulan itu, Senin (19/10).

Belum juga uang diterima, AM terpaksa mendekam di sel Polsek Beji bersama sebelas rekannya karena ketahuan ketika membawa 800 batang besi pancang. Diperkirakan, besi-besi itu bernilai antara Rp 7 juta hingga Rp 8 juta. Besi itu akan dijual pada seorang penadah yang hanya diketahui oleh K.

"Saya cuma disuruh ngangkat dari proyek ke mobil saja. Yang jualnya K," ujar AM.

Ke-12 orang itu terdiri dari dua petugas pengamanan proyek dan sepuluh pekerja bangunan. Mereka adalah S, MZA, MH, JJ, B, HR, AM, AS, Il, RD, H dan SP. Saat di tengah jalan, seorang petugas mencurigai keberadaan mobil bak terbuka bernomor polisi B 9055 ZAA berisi besi pancang.

"Ketika diperiksa tidak ada surat izin pengangkutan," kata Kapolsek Beji, Kompol Gusti Ayu Supiaty.

Polisi kini masih menahan seluruh pelaku. Mereka dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman tujuh tahun penjara.

"Satu DPO masih dikejar. Dia otak pencurian ini," tutup Gusti. (mdk/ary)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami