Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polresta Surakarta Terjunkan 563 Personel

Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polresta Surakarta Terjunkan 563 Personel
Polresta Surakarta amankan aksi demo. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo
PERISTIWA | 8 Oktober 2020 15:57 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Polresta Surakarta menerjunkan sedikitnya 563 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi yang akan digelar hari ini, Kamis (8/10). Ratusan personel tersebut terdiri dari anggota Polresta Surakarta, Ditsamapta Polda Jateng, Brimob dan Pemerintah Kota Solo.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pihaknya telah menerima permohonan izin aksi pada hari ini pukul 14.00 WIB dari sekelompok massa. Namun pihaknya mengimbau kelompok tersebut untuk tidak melakukan aksi demi mencegah terjadinya kerumunan yang bisa menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

“Jadi tepatnya baru tadi pagi, kelompok yang akan melaksanakan kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum di Gladag, pada siang hari ini jam 14.00 WIB,” ujar Ade di sela melakukan pemantauan di Bundaran Gladag.

Ade menyampaikan, kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa di saat pandemi ini sangat rentan terhadap pengeluaran Covi-19 secara masif. Untuk itu, polisi tetap tidak memberikan izin kepada para warga masyarakat yang akan melakukan aksi, apalagi kegiatan yang menimbulkan kerumunan masa.

“Namun tetap pada siang hari ini kita menerjunkan 563 personel Polresta Surakarta, diback up oleh Polda Jateng dan unsur TNI serta pemerintah kota, Mulai pukul 14.00 ini kita melakukan antisipasi pengamanan,” terang Ade.

Baca Selanjutnya: Pantauan merdekacom di Bundaran Gladag...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami